Kapal penjaga pantai berusaha menyelamatkan imigran gelap yang hendak mencapai Yunani. (AFP)
Kapal penjaga pantai berusaha menyelamatkan imigran gelap yang hendak mencapai Yunani. (AFP)

Kapal Imigran Tenggelam di Lebanon, 1 Orang Tewas 45 Berhasil Diselamatkan

Internasional imigran gelap Kapal tenggelam Lebanon
Willy Haryono • 24 April 2022 12:18
Tripoli: Seorang anak ditemukan meninggal dan 45 orang berhasil diselamatkan dalam insiden kapal imigran tenggelam di lepas pantai Lebanon pada Sabtu, 23 April. Ini merupakan insiden kesekian kalinya dari upaya para imigran menyeberangi lautan berbahaya demi mencari kehidupan yang lebih baik.
 
"Empat puluh lima orang berhasil diselamatkan, dan satu jasad anak telah dievakuasi dari kapal yang tenggelam di dekat pesisir kota Tripoli," ucap Menteri Pekerjaan Publik dan Transportasi Lebanon Ali Hamie kepada media lokal.
 
Ia mengatakan sekitar 60 orang berada di dalam kapal tersebut, yang diketahui mengangkut para imigran ilegal yang ingin meninggalkan Lebanon. "Pencarian masih berlanjut," kata Hamie, dikutip dari Al Arabiya, Minggu, 24 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Palang Merah Lebanon mengaku telah mengirim 10 ambulans ke Tripoli untuk membantu para penyintas. Seorang koresponden AFP mengatakan bahwa militer Lebanon telah menutup pelabuhan Tripoli, sehingga hanya ambulans yang bisa keluar masuk.
 
Keluarga dari beberapa penumpang kapal berkumpul di sekitar area pelabuhan untuk memeriksa kondisi orang tercinta mereka, namun tidak diperbolehkan masuk oleh petugas.
 
"Semua ini terjadi karena politisi memaksa para pengangguran untuk meninggalkan Lebanon," kata seorang pria yang menanti kabar dari kerabatnya di luar pelabuhan Tripoli.
 
Lebanon, negara dengan total penduduk sekitar enam juta jiwa, kewalahan mengatasi krisis finansial dalam beberapa tahun terakhir. Bank Dunia menyebut krisis finansial Lebanon dapat disejajarkan dengan kondisi suatu negara yang dilanda perang.
 
Nilai mata uang Lebanon berkurang lebih dari 90 persen, dan mayoritas warga hidup di bawah garis kemiskinan.
 
Agensi Pengungsian Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan, setidaknya 1.570 orang, 184 dari mereka adalah warga Lebanon, berusaha meninggalkan Lebanon secara ilegal melalui jalur laut antara Januari dan November 2021.
 
Sebagian besar dari mereka berharap dapat mencapai Siprus, negara pulau Uni Eropa yang berjarak sekitar 175 kilometer dari Lebanon.
 
Baca:  Lebanon Peringatkan Eropa akan Gelombang Pengungsi Suriah Baru
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif