Peluncuran buku berjudul Evaluating Syaikh Yusuf Al - Makassari and Imam Abdullah Tidore's Ideational Teachings: Reinforcing Indonesia – South Africa Relation di Pretoria, Afsel, 23 Juli 2022. (Kemenlu RI)
Peluncuran buku berjudul Evaluating Syaikh Yusuf Al - Makassari and Imam Abdullah Tidore's Ideational Teachings: Reinforcing Indonesia – South Africa Relation di Pretoria, Afsel, 23 Juli 2022. (Kemenlu RI)

KBRI Pretoria Luncurkan Buku Kolaborasi Penulis Afrika Selatan dan Indonesia

Willy Haryono • 26 Juli 2022 06:28
?Pretoria: Kedutaaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Pretoria, Afrika Selatan, bekerja (Afsel) sama dengan Awqaf SA menyelenggarakan peluncuran buku berjudul "Evaluating Syaikh Yusuf Al - Makassari and Imam Abdullah Tidore's Ideational Teachings: Reinforcing Indonesia – South Africa Relation" pada Sabtu, 23 Juli lalu.
 
Kegiatan tersebut diselengarakan secara hybrid di tiga kota berbeda,yaitu Johannesburg, Durban dan Cape Town serta turut disaksikan secara virtual oleh pemirsa di Indonesia.
 
Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) RI Pretoria, Bapak Victor J. Sambuaga, menekankan pentingnya peran aktor non-negara dalam menjalin hubungan baik kedua negara melalui interaksi people-to-people contact, yang telah dibuktikan dengan eksistensi Syaikh Yusuf dan Tuan Guru terhadap dinamika sosial budaya di Afrika Selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Peran non-state actor harus senantiasa dimanfaatkan oleh Indonesia dan Afrika Selatan. Pihak pemerintah dalam hal ini KBRI Pretoria akan senantiasa hadir untuk menjembatani hubungan antar masyarakat tetap terjaga dengan baik," ucap Victor, dalam keterangan di situs Kementerian Luar Negeri, Senin, 25 Juli 2022.
 
Buku yang merupakan hasil kolaborasi antara KBRI Pretoria dan para penulis dari Afsel dan Indonesia ini menelaah peran serta implikasi yang diberikan dua tokoh Indonesia terkemuka, yaitu Syaikh Yusuf Al Makasari dan Imam Abdullah Tidore (Tuan Guru) terhadap dinamika masyarakat Afsel, khususnya dari aspek sosial budaya dan praktik keagamaan.
 
Lebih lanjut, buku tersebut mengupas bagaimana ajaran-ajaran kedua tokoh tersebut berpengaruh terhadap hubungan Indonesia-Afrika Selatan di era modern.
 
Penyelenggaraan peluncuran buku ini merupakan upaya KBRI Pretoria untuk mempublikasikan informasi terkait buku dimaksud kepada para pemangku kepentingan terkait. Dalam kesempatan ini, turut hadir para pembicara dari kalangan kontributor penulis buku serta para pejabat dari kedua negara, seperti Y.M. Duta Besar Salman Al Farisi, mantan Duta Besar RI untuk Afsel (2018-2022) dan Y.M. Ambassador Ntombizodwa Msutukazi Lallie, Acting Deputy Director General for Asia and Middle East, DIRCO (Kementerian Luar Negeri Afrika Selatan).  
 
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini dihadiri sekitar 100 undangan yang hadir secara offline di ketiga kota, serta lebih dari 200 pemirsa yang mengikuti kegiatan secara online baik dari Afsel maupun Indonesia. Berbagai pihak menyampaikan apresiasinya terhadap peluncuran ini, serta berharap buku tersebut dapat memberikan manfaat bagi para pembaca.
 
Baca:  KBRI Pretoria Hadirkan Indonesia Sehari Penuh di Afrika Selatan

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif