Paus Fransiskus (Foto:AFP)
Paus Fransiskus (Foto:AFP)

Paus Fransiskus Sebut Lebanon Hadapi Bahaya Ekstrem

Internasional paus fransiskus Pemerintah Lebanon
Marcheilla Ariesta • 02 September 2020 19:15
Vatikan: Paus Fransiskus memperingatkan Lebanon menghadapi bahaya ekstrem yang mengancam keberadaan negara itu. Pernyataan ini disampaikan mengingat ledakan besar bulan lalu di negara itu.
 
Pemimpin Gereja Katolik itu memusatkan perhatian pada negara yang dilanda bencana hampir sebulan setelah ledakan besar di pelabuhan Beirut. Ledakan itu menewaskan lebih dari 180 orang dan melukai sedikitnya 6.500 warga.
 
"Lebanon tidak bisa ditinggalkan sendirian," kata Paus sembari memegang bendera Lebanon yang dibawa ke hadapan jemaat, dilansir dari AFP, Rabu, 2 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dihadapkan pada tragedi berulang yang diketahui setiap penduduk negeri ini, kami menyadari bahaya ekstrem yang mengancam keberadaan negeri ini," imbuhnya.
 
Paus mengadakan audiensi pertamanya di halaman tertutup Istana Apostolik Vatikan dengan maksimal 500 umat.
 
Ia terakhir kali mengadakan audiensi pada 26 Februari, ketika cengkeraman virus korona (covid-19) ditutup di sekitar Italia. Biasanya, Paus asal Argentina ini berjabat tangan dan memeluk beberapa anak yang berkumpul di barisan depan.
 
Namun, tidak ada pelukan dalam audiensi ini. Paus juga hanya bertukar beberapa kata dengan mereka yang hadir. Para jemaah mengenakan masker wajah.
 
Sejauh ini, virus korona telah menewaskan lebih dari 35 ribu orang di Italia sejak pertama kali terdeteksi. Ini termasuk dengan jumlah infeksi di Vatikan.
 
(WAH)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif