Foto satelit memperlihatkan tumpahan minyak dari kapal MV Wakashio. (Foto: Maxar Technologies/AFP)
Foto satelit memperlihatkan tumpahan minyak dari kapal MV Wakashio. (Foto: Maxar Technologies/AFP)

Tumpahan Minyak, Mauritius Deklarasikan Status Darurat Lingkungan

Willy Haryono • 09 Agustus 2020 08:19
Port Louis: Negara pulau Mauritius mendeklarasikan status darurat lingkungan usai muatan minyak dari sebuah kapal rusak mulai bocor ke lautan. Kapal tersebut, MV Wakashio, rusak akibat menabrak karang di dekat Pointe d'Esny pada akhir Juli.
 
Dikutip dari UPI, Sabtu 8 Agustus 2020, minyak tumpah ke lautan usai badan kapal MV Wakashio mulai terbelah.
 
Perdana Menteri Mauritius Pravind Jugnauth mengatakan, negaranya tidak memiliki kemampuan dan keahlian untuk mengangkat kembali kapal rusak ke permukaan. Mauritius pun meminta bantuan ke Prancis. Paris menerima permintaan Mauritius.

Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji akan mengirim tim beserta peralatan yang diperlukan untuk membantu Mauritius.
 
"Saat biodiversitas berada dalam bahaya, perlu ada tindakan cepat. Prancis hadir untuk hal seperti itu. Masyarakat Mauritius, kalian dapat mengandalkan bantuan kami," tulis Macron di Twitter.
 
MV Wakashio merupakan kapal milik sebuah perusahaan Jepang, namun berbendera Panama. Semua kru berhasil dievakuasi usai kapal tersebut menabrak karang pada 25 Juli.
 
Pulau Reunion yang merupakan bagian dari Prancis berada dekat Mauritius. Mauritius adalah rumah bagi berbagai jenis terumbu karang yang merupakan salah satu destinasi wisata favorit di dunia.
 
Puing kapal MV Wakashio berada dekat cagar alam Blue Bay Marine Park dan sejumlah pantai wisata ternama di Mauritius.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan