Demonstran Rompi Kuning berunjuk rasa di depan Galeries Lafayette di Paris, Prancis, 28 September 2019 . (Foto: AFP/ZAKARIA ABDELKAFI)
Demonstran Rompi Kuning berunjuk rasa di depan Galeries Lafayette di Paris, Prancis, 28 September 2019 . (Foto: AFP/ZAKARIA ABDELKAFI)

Pedemo Rompi Kuning Duduki Pusat Perbelanjaan Paris

Internasional prancis Emmanuel Macron
Willy Haryono • 18 November 2019 07:30
Paris: Demonstran gerakan Rompi Kuning sempat menduduki sebuah pusat perbelanjaan ternama di Paris, Prancis, Minggu 17 November 2019. Peristiwa terjadi satu hari usai para pengunjuk rasa memperingati satu tahun berjalannya gerakan rompi kuning.
 
Para pengunjung Galeries Lafayette di distrik Opera dievakuasi petugas usai puluhan pedemo yang meneriakkan slogan anti-kapitalis dan anti-pemerintah menguasai lantai tiga pusat perbelanjaan.
 
"(Presiden Emmanuel) Macron telah menghancurkan Prancis dan hak-hak Anda semua, hak warga sipil. Tolong jangan kritik kami. Kami ada di sini untuk Anda," tulis sebuah spanduk yang dibawa demonstran, dilansir dari media AFP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selang beberapa waktu, aparat keamanan meminta para pedemo untuk segera pergi meninggalkan pusat perbelanjaan.
 
Galeries Lafayette adalah salah satu destinasi utama para turis asing di Paris. Toko tersebut menjadi sasaran rompi kuning karena dianggap sebagai sebuah "kuil perilaku konsumtif."
 
Karena adanya unjuk rasa, Galeries Lafayette memutuskan tutup sepanjang akhir pekan.
 
Aksi protes di Galeries Lafayette adalah kelanjutan dari hari kedua usai peringatan satu tahun gerakan rompi kuning. Sebanyak 20 demonstran rompi kuning telah ditangkap di Paris, sementara aksi protes di beberapa tempat lainnya berlangsung relatif damai.
 
Sabtu kemarin, polisi Paris berjuang keras dalam menghadapi sekelompok pedemo di area Place d'Italie. Aksi rompi kuning di wilayah tersebut diakhiri secara paksa oleh petugas karena berujung ricuh.
 
Beberapa mobil digulingkan, bahkan ada juga yang dibakar demonstran. Tidak hanya itu, pengunjuk rasa juga merusak beberapa halte bus dan sebuah monumen pahlawan Perang Dunia II, Marshal Alphonse Juin.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif