Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Warga Inggris Ditangkap Bawa Narkoba Senilai Rp87 Miliar

Internasional narkoba inggris
Arpan Rahman • 14 Agustus 2019 18:12
Brisbane: Empat warga Inggris ditangkap di Australia dan Selandia Baru setelah operasi polisi yang menargetkan sindikat kejahatan Inggris.
 
Polisi menyita 766 kg bubuk MDMA di negara bagian Queensland, Australia utara, Selasa. “Sabu itu, rekor tertinggi yang tercatat di Queensland, bisa mencapai 12 juta pil dengan nilai taksiran GBP50,7 juta (setara Rp87 miliar),” kata polisi.
 
Inspektur Detektif Jon Wacker mengatakan narkoba tersebut mewakili sekitar tujuh persen dari total tahunan Australia -- sitaan MDMA terbesar di Queensland dan terbesar ketiga di Australia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menambahkan: "Sindikat kejahatan terorganisir menghasilkan keuntungan yang signifikan dengan mengorbankan komunitas Australia kita, tetapi yang lebih penting mereka membahayakan kesehatan pemuda kita."
 
"Operasi ini telah difokuskan pada penargetan dan pembongkaran sindikat terorganisir ini," lanjut Wacker, disitir dari Sky News, Rabu 14 Agustus 2019.
 
Dua warga Inggris, seorang pria berusia 51 tahun dan pria 40 tahun, ditangkap karena dicurigai memasok dan menjadi pemilik narkoba. Mereka kini sudah ditahan.
 
Seorang pria Australia, 26, juga ditangkap karena dicurigai memiliki dan memasok narkoba berbahaya ketika menjadi anggota organisasi kriminal. Narkoba itu ditemukan selama penggerebekan properti di Loganlea, selatan Brisbane.
 
Polisi juga menggeledah properti di Lennox Heads dan Ballina di utara New South Wales. Kendaraan dan sekitar AUD108.000 (GBP61.000) dalam bentuk tunai juga disita oleh polisi.
 
Razia itu hanya beberapa hari setelah polisi di kota Auckland, Selandia Baru, menyita 200kg metamfetamin selama penggerebekan sebuah apartemen.
 
Dua warga Inggris didakwa terkait narkoba tersebut -- seorang pria berusia 60 tahun ditangkap di apartemen dan seorang pria berusia 49 tahun di bandara kota.
 
Sitaan itu adalah salah satu yang terbesar di Selandia Baru dan obat-obatan itu bernilai puluhan juta dolar di jalan, kata polisi.
 
Seorang wanita Australia, 51, didakwa terkait uang yang disita. Terbit juga surat perintah penangkapan untuk pria Australia, 42.
 
Di Selandia Baru, Inspektur Detektif Paul Newman berkata: "Kami sedang melakukan penyelidikan dengan petugas penghubung polisi di luar negeri dan mudah-mudahan memanfaatkan mitra penegak hukum kami di luar negeri buat mencoba dan mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh sindikat ini ke Selandia Baru."
 
Di Australia, Inspektur Detektif Wacker berkata, polisi bekerja sama dengan agen-agen kejahatan di Inggris dan percaya mereka telah "mengganggu operasi sindikat kejahatan di wilayah Pasifik".
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif