Dua tahun kemudian, kekuatan tersebut bertransformasi menjadi Partai Fasis Nasional. Pada 1922, Mussolini diangkat sebagai Perdana Menteri Italia. Partai fasis Italia tersebut berkembang dengan cepat. Pada awal kemunculannya, partai itu memiliki 300.000 anggota dan berhasil menghantarkan 35 anggotanya sebagai anggota parlemen.
Pemerintahan berideologi fasis bersifat nasionalis ekstrem, melakukan teror, menciptakan budaya takut, militerisme, hegemoni, penjinakan ideologi tertentu, merepresi para oposan, serta amat bergantung pada karisma seorang pemimpin. (Media Indonesia)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News