Petugas mengangkut jasad para korban kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines di dekat kota Bishoftu, Ethiopia, 10 Maret 2019. (Foto: AFP/MICHAEL TEWELDE)
Petugas mengangkut jasad para korban kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines di dekat kota Bishoftu, Ethiopia, 10 Maret 2019. (Foto: AFP/MICHAEL TEWELDE)

PBB Konfirmasi Identitas WNI Korban Tragedi Ethiopian Airlines

Internasional kecelakaan pesawat kecelakaan ethiopian airlines
Willy Haryono • 11 Maret 2019 09:29
Roma: Identitas seorang warga negara Indonesia yang tewas dalam kecelakaan pesawat maskapai Ethiopian Airlines telah terkonfirmasi. World Food Program (WFP), salah satu organisasi terafiliasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mengonfirmasi bahwa WNI tersebut bernama Harina Hafitz.
 
Konfirmasi disampaikan langsung Kepala WFP David Beasley, yang mengaku sangat terpukul atas tragedi memilukan di Ethiopia.
 
Beasley mengatakan bahwa, "hari ini tidak diragukan lagi adalah hari paling sedih bagi saya sebagai Direktur Eksekutif (WFP). Kita semua berduka untuk mereka yang tewas dalam tragedi Ethiopian Airlines:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ekta Adhikari dari Nepal, bertugas di Addis Ababa
Maria Pilar Buzzetti dari Italy, bertugas di Roma
Virginia Chimenti dari Italia, bertugas di Roma
Harina Hafitz dari Indonesia, bertugas di Roma
Zhen-Zhen Huang dari Tiongkok, bertugas di Roma
Michael Ryan dari Irlandia, bertugas di Roma
Djordje Vdovic dari Serbia, bertugas di Bangkok

 
"Semua keluarga korban telah dihubungi dan diberikan dukungan. Kami akan semaksimal mungkin membantu dan mendampingi semua keluarga korban. Saya juga akan terbang ke Addis Ababa untuk bertemu mereka," sambung Beasley, dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id, Senin 11 Maret 2019.
 
Beasley mengatakan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah menghubunginya dan mengucapkan belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga besar WFP. Ucapan duka juga datang dari Wakil Sekjen PBB Amina Mohammed, Kepala UNICEF Henrietta Fore dan Komisioner Tinggi UNHCR Filippo Grandi.
 
"Para kolega kami rela bepergian dan bekerja jauh dari keluarga untuk membuat dunia ini menjadi lebih baik lagi. Itu adalah panggilan mereka semua," ungkap Beasley.
 
"Kami juga berduka kepada para kolega kami di organisasi dan agensi lainnya di PBB yang juga meninggal dunia dalam kecelakaan," lanjut dia.
 
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Roma telah mengonfirmasi adanya satu WNI dalam kecelakaan Ethiopian Airlines. WNI tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan dan tinggal di Italia.
 
"Kemenlu telah mendapatkan konfirmasi bahwa korban WNI adalah seorang perempuan yang tinggal di Roma, Italia dan bekerja untuk World Food Program (WFP) PBB," lanjutnya.
 
Duta Besar Indonesia untuk Italia Esti Handayani telah bertemu dengan keluarga korban dan menyampaikan duka cita mendalam.
 
Pesawat Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan ET302 jatuh enam menit usai lepas landas dari Addis Ababa menuju Nairobi, Kenya, pada Minggu 10 Maret. Ethiopian Airlines mengaku belum dapat menentukan penyebab pasti kecelakaan. Tipe pesawat sama dengan Lion Air JT610 yang jatuh pada 29 Oktober tahun lalu.
 
Baca:Tipe Pesawat Ethiopia yang Jatuh Sama dengan Lion Air JT610
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif