Ribuan Warga Rumania kembali Berdemo usai Bentrokan
Kepolisian bersiaga di tengah unjuk rasa ribuan orang di Bucharest, Rumania, 11 Agustus 2018. (Foto: AFP)
Bucharest: Ribuan warga Rumania kembali berunjuk rasa menentang pemerintah di Bucharest, Sabtu 11 Agustus 2018. Unjuk rasa digelar satu hari setelah bentrokan dengan aparat keamanan di wilayah ibu kota membuat lebih dari 400 orang terluka.

Sejauh ini, demonstrasi massa di dekat kompleks gedung pemerintahan Rumania relatif terkendali.

Seperti dikutip dari BBC, unjuk rasa serupa juga dilaporkan terjadi di beberapa kota lain, seperti Cluj, Sibiu, Timisoara dan Iasi.


Jumat kemarin, lebih dari 50 ribu warga turun ke jalanan ibu kota untuk memprotes upah murah kalangan pekerja dan maraknya korupsi di pemerintahan Rumania.

Banyak dari para pengunjuk rasa adalah ekspatriat Rumania yang sengaja pulang kampung untuk menyuarakan kemarahan mereka ke pemerintah.

Sejumlah polisi terluka dalam bentrokan, setelah para demonstran melemparkan botol kaca dan benda lainnya. Aparat merespons dengan menembakkan gas air mata, semprotan merica dan meriam air.

Presiden Rumania Klaus Iohannis menyebut reaksi polisi terhadap pengunjuk rasa "tidak proporsional."

"Saya mengecam intervensi brutal polisi. Sangat tidak proporsional terhadap aksi mayoritas warga," ujar Iohannis.

Korupsi di Pemerintahan

Demonstran mendesak pembubaran pemerintahan Rumania saat ini. Mereka kesal karena pemerintah saat ini dinilai korup, berusaha memperlemah sektor yudisial, dan bertanggung jawab atas rendahnya gaji di kalangan kelas pekerja.

Juli lalu, Presiden Klaus Iohannis menyetujui pemecatan jaksa anti-korupsi Laura Codruta Kovesi, yang memimpin penyelidikan dugaan korupsi terhadap sejumlah politikus nasional dan daerah.

Iohannis dilaporkan berada dalam tekanan kuat dari partai berkuasa PSD untuk menyingkirkan Kovesi.

Sekitar 150 ribu warga berkumpul di Buchares tahun lalu setelah pemerintah meloloskan dekrit yang dapat membebaskan para terpidana kasus korupsi.




(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id