Ratusan Warga Swiss Tolak Rencana Kunjungan Trump
Ratusan orang berunjuk rasa di Bern, Swiss, 13 Januari 2018, menentang rencana kunjungan Donald Trump ke WEF di Davos. (Foto: AFP/RUBEN SPRICH)
Bern: Ratusan demonstran berunjuk rasa di Bern, Swiss, Sabtu 13 Januari 2018, dalam menentang rencana kunjungan Presiden Amerika Serkat Donald Trump ke Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos. 

Dengan sejumlah plakat bertuliskan "makan kekayanan" dan "Perangi WEF, Trump, kapitalisme," para pedemo juga memprotes pertemuan tahunan para elite politik dan bisnis di resor ski mewah di Davos. 

Seperti dikutip AFP, WEF di Davos biasanya selalu memicu unjuk rasa berskala rendah pada setiap tahunnya. Namun setelah adanya pengumuman dadakan pekan ini bahwa Trump akan hadir pada 22-26 Januari mendatang, otoritas Swiss mengingatkan "potensi tinggi kekerasan" harus selalu diasumsikan akan terjadi. 


Namun unjuk rasa terbaru di Bern, yang dijalankan sebuah grup bernama RJG, berlangsung tenang dan tanpa insiden. 

Dalam situsnya, RJG mengatakan "meski adanya polisi dalam jumlah besar dan provokasi signifikan dari polisi, unjuk rasa berjalan sukses."

"World Economic Forum mengklaim menjadi landasan bagi solusi konstruktif masalah-masalah global. Namun itu masih menjadi pertemuan untuk mendiskusikan agenda neoliberal," lanjutnya. 

Sebuah petisi berjudul "Trump tidak diharapkan -- jauhi Davos" oleh grup Campax telah mendapat dukungan hingga lebih dari 12.880 tanda tangan. 

Protes lainnya terhadap rencana kedatangan Trump dijadwalkan berlangsung pada 23 Januari malam di Zurich.




(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360