Paus Fransiskus (tengah) dalam sebuah sesi makan siang di Roma, Italia, 17 November 2019. (Foto: AFP/VINCENZO PINTO)
Paus Fransiskus (tengah) dalam sebuah sesi makan siang di Roma, Italia, 17 November 2019. (Foto: AFP/VINCENZO PINTO)

Paus Fransiskus akan Kunjungi Hiroshima dan Nagasaki

Internasional paus fransiskus
Willy Haryono • 18 November 2019 10:27
Vatikan: Paus Fransiskus pekan ini dijadwalkan mengunjungi Hiroshima dan Nagasaki, dua kota di Jepang yang pernah dijatuhi bom atom di akhir Perang Dunia II. Fransiskus diketahui pernah ingin menjadi misionaris di Jepang beberapa tahun lalu.
 
Fransiskus, pria 82 tahun, dijadwalkan terbang ke kawasan Asia mulai Selasa 19 November besok. Negara yang akan dikunjungi adalah Thailand, kemudian Jepang.
 
Meski Thailand dan Jepang hanya memiliki kurang dari 0,6 persen pemeluk agama Kristen Katolik, Fransiskus tetap ingin mengunjungi dua negara tersebut untuk menggelar dialog antaragama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari AFP, Senin 18 November 2019, Fransiskus dijadwalkan tiba di Thailand pada Rabu 20 November, dan akan terbang ke Jepang di hari Sabtu. Di Negeri Sakura, Fransiskus akan tinggal hingga 26 November.
 
Kunjungan maraton ke Hiroshima dan Nagasaki dijadwalkan berlangsung pada Minggu 23 November. Bom atom telah menewaskan sedikitnya 140 ribu orang di Hiroshima, dan 74 ribu di Nagasaki.
 
Pengeboman di Hiroshima dan Nagasaki pada 6 Agustus 1945 membuat Jepang menyerah dalam PD II tiga hari setelahnya. PD II resmi berakhir pada 15 Agustus 1945 setelah organisasi Nazi Jerman berhasil dikalahkan.
 
Pastor Yoshio Kajiyama, kepala pusat sosial Jesuit di Tokyo, lahir di Hiroshima setelah PD II. Ia mengaku sangat menantikan kedatangan dan pidato Fransiskus mengenai senjata nuklir.
 
"Kakek saya meninggal saat bom dijatuhkan di Hiroshima. Saya tidak pernah mengenalnya. Empat hari kemudian, bibi saya meninggal saat usianya masih 15 tahun," ujar Kajiyama, pria 64 tahun.
 
"Jika Anda tumbuh besar di Hiroshima, Anda tidak akan pernah bisa melupakan kengerian bom," lanjutnya.
 
Menurut keterangan Vatikan, Fransiskus akan menyampaikan pidato di Hiroshima dan Nagasaki mengenai pentingnya melucuti semua senjata nuklir yang ada di dunia.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif