Insiden Paus Fransiskus menepis tangan perempuan yang menarik tangannya. Foto: AFP
Insiden Paus Fransiskus menepis tangan perempuan yang menarik tangannya. Foto: AFP

Paus Tepis Tangan Jemaah, Pengawal Dikritik Keras

Internasional paus fransiskus
Fajar Nugraha • 03 Januari 2020 06:46
Vatikan: Upaya Paus Fransiskus untuk menepis tangan dari seorang perempuan yang menariknya, meninggalkan beberapa pertanyaan. Bagaimana kerja pihak pengamanan Paus?
 
Sering dijuluki ‘People's Pope’ atau ‘Pausnya Rakyat’ kemampuan Fransiskus untuk terlibat dengan orang banyak dan kelihatannya dia sangat suka melakukannya. Hal itu menempatkannya dekat dengan kerumunan yang berkumpul untuk menyambutnya.
 
Selama mendatangi warga, pemimpin dari 1,3 miliar umat Katolik di seluruh dunia ini dilindungi oleh pengawal dari korps khusus yang bertugas menjaga keamanan Paus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tetapi pada Malam Tahun Baru di Basilika Santo Peter, gambar-gambar yang disiarkan televisi menunjukkan seorang wanita di belakang barikade meraih tangan Fransiskus, sementara tiga pria berkulit hitam dapat dilihat di latar belakang.
 
Paus mengayunkan tangannya ke tangan wanita itu untuk membebaskan dirinya, sebelum salah seorang pria terlihat memegang tangannya. Fransiskus kemudian meminta maaf karena memberikan ‘contoh buruk.’
 
Pada Kamis, setelah gambar beredar online, beberapa orang turun ke Twitter untuk mempertanyakan bagaimana kejadian itu bisa terjadi.
 
“Dia itu memiliki pasukan untuk melindunginya dan harus menamparnya sendiri?" tanya salah satu pengguna Twitter, seperti dikutip AFP, Jumat, 3 Januari 2020.
 
"Paus memiliki detail keamanan yang sangat lemah,” jelasnya.
 
Departemen Keamanan Vatikan menolak memberikan komentar. Namun seorang pakar keamanan mengatakan pengawal seharusnya melakukan intervensi sebelumnya.
 
"Adalah tim keamanan Paus yang harus meminta maaf," kata pendiri unit intervensi polisi khusus elit Italia, yang identitasnya dilindungi.
 
"Wanita itu tidak akan melepaskan tangan Paus, dan dia terpaksa menampar tangannya sedikit untuk keluar dari jalan. Tapi seharusnya tidak sampai ke titik itu,” sebut pakar keamanan yang hanya dikenal dengan sebutan Alfa itu kepada kantor berita AGI.
 
Kepala pengawal Paus dan Kepala Keamanan Vatikan, Domenico Giani, mengundurkan diri pada Oktober setelah memo keamanan internal terkait penyelidikan keuangan Vatikan bocor ke pers.
 
Ketika Fransiskus menjadi Paus untuk pertama kali di 2013, gaya santai dan merakyat darinya merupakan upaya untuk mendekatkan Gereja Katolik Roma. Namun hal ini menimbulkan kesulitan bagi tim pengamanannya.
 
“Kita harus menghormati gaya setiap Paus. Ini bukan keputusan kepala keamanan mengatur hal ini,” pungkas Juru Bicara Paus Fransiskus, Federico Lombardi.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif