Seorang operator perahu membawa jalan-jalan turis di Grand Canal, Venesia, 4 November 2019. (Foto: AFP/MIGUEL MEDINA)
Seorang operator perahu membawa jalan-jalan turis di Grand Canal, Venesia, 4 November 2019. (Foto: AFP/MIGUEL MEDINA)

Dua Bulan usai Banjir, Kanal Venesia Hampir Kering

Internasional Venesia
Arpan Rahman • 14 Januari 2020 14:13
Venesia: Gelombang surut air laut telah membuat kanal-kanal di Venesia hampir mengering. Ini terjadi dua bulan usai situs wisata ternama di Italia tersebut dilanda banjir dahsyat.
 
Dikutip dari BBC, Senin 13 Januari 2020, sejumlah perahu yang biasanya dinaiki turis terlihat seperti terdampar seiring menurunnya permukaan air secara drastis.
 
Kini, kanal-kanal air di Venesia terlihat seperti parit lumpur. Aktivitas warga maupun turis di Venesia pun otomatis terganggu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


November lalu, Venesia mengalami luapan air terbesar dalam lebih dari 50 tahun terakhir. Sejumlah pihak menyebut, peristiwa tersebut merupakan dampak langsung dari perubahan iklim.
 
Lebih dari dua per tiga Venesia terendam kala itu. Wali Kota Venesia mengestimasi kerusakan akibat banjir mencapai lebih dari EUR1 miliar (Rp15,2 triliun).
 
Sejumlah lanskap ternama seperti Lapangan Santo Markus kebanjiran, dan banyak toko serta tempat usaha lainnya terpaksa tutup.
 
Otoritas Venesia sempat mendeklarasikan status darurat pada November lalu. Venesia adalah salah satu situs warisan budaya dunia versi UNESCO.
 
Dalam status darurat ini, warga yang rumahnya terkena dampak banjir akan mendapat kompensasi UER5000 atau setara Rp77 juta. Sementara tempat usaha akan mendapat EUR20 ribu (setara Rp310 juta).
 
Perdana Menteri Giuseppe Conte menyebut banjir di Venesia sebagai "pukulan telak" ke jantung negara Italia
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif