Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) dalam pertemuan tahunan ke-39 Dewan Menteri sesi terakhir di Wina, Austria, 18 Juli 2019. (Foto: KBRI/PTRI Wina)
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) dalam pertemuan tahunan ke-39 Dewan Menteri sesi terakhir di Wina, Austria, 18 Juli 2019. (Foto: KBRI/PTRI Wina)

Dua Capaian Penting OFID di Bawah Kepemimpinan RI

Internasional sdg indonesia-austria
Willy Haryono • 21 Juli 2019 13:32
Wina: Di bawah kepemimpinan Indonesia sejak Juni 2018, OPEC Fund on International Development (OFID) meraih kemajuan penting untuk pemajuan pembangunan negara berkembang. Demikian ungkap Duta Besar/Wakil Tetap RI Wina Dr. Darmansjah Djumala.
 
Pertemuan tahunan ke-39 Dewan Menteri sesi terakhir dipimpin oleh Menteri Keuangan RI, Dr. Sri Mulyani Indrawati dan dihadiri 13 anggota di Kantor OFID di Wina pada 18 Juli, sebelum Indonesia menyerahkan kepemimpinan kepada Ketua Dewan Menteri OFID ke-40, Menteri Ekonomi dan Keuangan Republik Islam Iran.
 
"Selama kepemimpinan Indonesia, OFID mengalami 2 capaian penting, yaitu berhasil memilih Direktur Jenderal OFID baru, Dr. Abdulhamid Alkhalifa (dari Saudi Arabia), setelah selama 15 tahun tidak terjadi pergantian pimpinan di Sekretariat OFID," kata Menkeu Sri Mulyani, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Minggu 21 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


OFID juga telah menyelesaikan new strategy on sustainable growth and maximum development impact.
 
"Strategi baru ini menjadi framework dan landasan OFID agar lebih efektif dalam membantu pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya melalui pemberian pinjaman lunak (loan) dan hibah (grant) untuk penghapusan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat di negara berkembang melalui proyek seperti perbaikan sanitasi, penyediaan energi terbarukan, pembangunan infrastruktur, penanggulangan bencana alam dll," lanjut Menkeu RI.
 
Strategic framework ini diluncurkan saat Dewan Menteri OFID ke-40 yg dilaksanakan pada hari yang sama.
 
Dalam sesi terbuka tersebut, selaku ketua Dewan Menteri OFID, Menkeu RI memberikan the OFID Annual Award for Development 2019 kepada Vida Duti – Country Director of the International Rescue Committee (IRC) - International Water and Sanitation Centre dari Ghana - atas hasil kerja dan ketekunannya menjamin keberlanjutan pelayanan water, sanitation and hygiene (WASH) kepada penduduk Ghana.
 
Dewan Menteri OFID ke-40 Selanjutnya menyetujui prinsip-prinsip umum OFID’s New Strategic Frsmework. OFID diharapkan dapat terus memperbaiki kemampuan dan memperbarui fokus perhatiannya pada kemitraan dengan organisasi internasional lain seperti Bank Dunia, bank pembangunan regional serta institusi pembangunan bilateral dan multilateral di negara anggota OFID serta badan-badan PBB.
 
Dewan Menteri OFID ke-40 juga menyetujui laporan keuangan dan laporan tahunan 2018, yang menjabarkan komitmen terhadap pembangunan global yang mencapai USD23.4 miliar.
 
"Guna meningkatkan kemampuan dan capaian operasional untuk terus mendukung pembangunan dalam kerangka kerja sama Selatan-Selatan dan pertumbuhan sosial ekonomi di negara mitra di seluruh dunia, OFID diharapkan terus memperbaiki efektivitas dan efisiensi kinerja selaku public sector lender sejajar dengan institusi pembangunan dan keuangan dunia lainnya," tegas Menkeu Sri Mulyani. Pembahasan teknis komitmen Dewan Menteri OFID dilakukan pada pertemuan Gubernur OFID yang berlangsung empat kali setahun.
 
Sejak 28 Januari 1976, Indonesia menjadi anggota OFID - suatu organisasi keuangan dan pembangunan para bekas dan anggota aktif OPEC guna membantu mempercepat pembangunan negara berkembang (non anggota OFID) melalui loan dan grant.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif