Inggris Legalkan Ganja untuk Pengobatan
Daun ganja yang ditanam di California, AS. (Foto: AFP)
London: Dokter di Inggris, Wales dan Skotlandia akan mengizinkan daun ganja diperoleh lewat resep mulai 1 November 2018. Perizinan ini sekaligus melegalkan ganja untuk pengobatan berbagai penyakit, misalnya epilepsi, pusing dan nyeri akibat kemoterapi.

Pengumuman ini dikeluarkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Inggris Sajid Javid. Ini berarti, Inggris akan bergabung bersama Jerman memperbolehkan ganja dikonsumsi sebagai obat.

"Pelegalan ini berdasarkan pentingnya bertindak cepat untuk memastikan pasien cepat ditangani dalam keadaan kritis. Daun ini bisa diperoleh dengan resep biasa di apotek," kata Javid, dikutip dari Guardian, Jumat 12 Oktober 2018.


Javid menembahkan, daun ganja yang boleh diresepkan adalah jenis cannabis, cannabis resin, cannabinol dan turunan cannabinol.

Namun, perizinan ini juga akan dibarengi dengan pembentukan Dewan Penasihat Penyalahgunaan Obat-Obatan, terutama terkait penggunaan jangka panjang daun ganja untuk pengobatan.

Diperbolehkannya daun ganja dikonsumsi sebagai obat di Inggris bermula dari protes masyarakat terkait penanganan anak penderita epilepsi.

Remaja berusia 13 tahun bernama Billy Caldwell ini menderita kejang-kejang dan nyaris meninggal setelah daun ganja yang dikonsumsinya disita otoritas setempat.

Usai kasus tersebut, pemerintah menerbitkan izin sementara untuk mengonsumsi ganja sebagai pengobatan, bukan penggunaan sah obat-obatan terlarang. 

Jika Wales dan Skotlandia telah setuju dengan keputusan Inggris ini, lain dengan Irlandia. Kementerian Dalam Negeri Inggris masih berdiskusi dengan Kementerian Kesehatan Irlandia tentang perubahan perizinan daun ganja tersebut. 



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id