NEWSTICKER
Kapal pesiar Diamond Princess dikarantina di pelabuhan Yokohama, Jepang, sejak 5 Februari 2020. (Foto: AFP)
Kapal pesiar Diamond Princess dikarantina di pelabuhan Yokohama, Jepang, sejak 5 Februari 2020. (Foto: AFP)

Inggris Mulai Repatriasi Warga dari Diamond Princess

Internasional Virus Korona
Willy Haryono • 22 Februari 2020 09:26
London: Pemerintah Inggris mulai merepatriasi warga mereka dari kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina terkait virus korona COVID-19 di pelabuhan Yokohama, Jepang, sejak akhir Februari. Mereka yang direpatriasi dijadwalkan tiba di Inggris hari ini, Sabtu 22 Februari 2020.
 
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa penerbangan evakuasi sudah bertolak dari Jepang dengan membawa 32 warga Inggris dan Eropa, begitu juga beberapa staf dan pejabat pemerintah," ucap Kementerian Luar Negeri Inggris.
 
"Pesawat dijadwalkan tiba di Inggris pada Sabtu pagi," sambungnya, dilansir dari The Straits Times.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pendaratan pesawat dijadwalkan berlangsung di pangkalan militer Boscombe Down. Semua orang di pesawat tersebut akan menjalani karantina lanjutan selama 14 hari.
 
Diamond Princess dikarantina sejak 5 Februari usai seseorang yang pernah naik ke kapal tersebut dinyatakan positif terjangkit virus korona COVID-19. Sejak karantina di Diamond Princess berakhir pada 19 Februari, ratusan penumpang sudah diizinkan turun usai dinyatakan negatif korona.
 
Kanada, Australia, Hong Kong dan Korea Selatan mengaku akan segera mengevakuasi warga mereka dari Diamond Princess. Amerika Serikat telah mengevakuasi ratusan warganya dari Diamond Princess beberapa hari lalu.
 
Jepang dikritik sejumlah pihak atas penanganan di Diamond Princess, karena sejumlah kasus baru terus bermunculan di kapal tersebut pada setiap harinya.
 
Sementara itu, Tiongkok melaporkan tambahan 109 kematian dan 397 kasus terbaru dalam wabah virus korona COVID-19 pada Sabtu ini. Tambahan data menjadikan total kematian akibat korona di Tiongkok mencapai 2.345, dengan kasus menyentuh angka 76.288.
 
Sementara untuk jumlah pasien sembuh, angkanya hampir mencapai 19 ribu untuk Tiongkok dan puluhan negara lainnya.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif