Pangeran Andrew bersama Jeffrey Epstein (kanan) (Foto: Daily Mail)
Pangeran Andrew bersama Jeffrey Epstein (kanan) (Foto: Daily Mail)

Buckingham Bantah Tuduhan Kekerasan Seksual Pangeran Andrew

Internasional pangeran andrew
Fajar Nugraha • 03 Januari 2015 07:48
medcom.id, London: Tuduhan yang diarahkan kepada Pangeran Andrew yang diduga menjadikan gadis di bawah umur sebagai budak seks, dibantah oleh pihak Istana Buckingham.
 
"Kasus ini masih berlangsung dalam pengadilan di Amerika Serikat (AS), di mana Duke of York (gelar Pangeran Andrew) tidak terkait. Kami tidak akan mengomentari secara detail," pernyataan pihak Istana Buckingham, seperti dikutip Daily Mail, Sabtu (3/1/2015).
 
"Namun untuk menghapus keraguan, tuduhan tindakan tidak pantas kepada gadis di bawah umur tidak benar," lanjut pernyataan itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski pihak Istana Buckingham menolak untuk berkomentar mengenai tuduhan ini, pengacara dari Pangeran Andrew diminta untuk mengeluarkan pernyataan.
 
Sementara pihak penuduh turut mengeluarkan pernyataan melalui pengacaranya. "Saya berniat untuk memperjuangkan hak saya sebagai korban yang tidak bersalah dan mengambil segala cara yang memungkinkan. Kini sepertinya saya akan menjadi korban lagi," tutur korban pelecehan seksual itu melalui pengacaranya.
 
Tuduhan ini disampaikan oleh seorang perempuan yang tidak ingin diidentifikasi. Perempuan yang hanya dikenal dengan sebutan Jane Doe #3 ini, mengaku dirinya dipaksa berhubungan seks dengan Pangeran Andrew di sebuah pesta di London, New York dan Kepulauan Karibia.
 
Namun menurut Daily Mail, perempuan yang kini berusia 30 tahun itu diduga bernama Virginia Roberts. Dalam sebuah dokumen menyebutkan, Roberts diminta untuk memberikan apapun yang diminta Pangeran Andrew.
 
Roberts diketahui 'dikirim' kepada Pangeran Andrew oleh miliuner Amerika Serikat (AS) Jeffrey Epstein. Pengusaha yang juga sahabat dari Pangeran Andrew dikenal sebagai pelaku pedofilia dan sempat menjalani hukuman penjara.
 
Selain dirinya, Roberts mengatakan ada dua gadis dibawah umur lainnya yang dipaksa untuk melakukan aktivitas seks. Mereka disuruh melakukan hal tersebut oleh Ghislaine Maxwell, putri dari taipan, Robert Maxwell.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif