Polisi Italia melakukan penjagaan di depan markas satuan anti mafia usai operasi yang meringkus 300 anggota mafia. Foto: AFP
Polisi Italia melakukan penjagaan di depan markas satuan anti mafia usai operasi yang meringkus 300 anggota mafia. Foto: AFP

Razia Mafia, Politikus dan Polisi Italia Turut Ditahan

Internasional italia mafia italia
Arpan Rahman • 20 Desember 2019 19:07
Vibo Valentia: Polisi militer Italia menangkap lebih dari 300 orang termasuk politisi dan pejabat atas dugaan keanggotaan dari Ndrangheta. Operasi digambarkan sebagai razia mafia terbesar kedua dalam sejarah Negeri Pizza.
 
Sekitar 2.500 petugas berpartisipasi dalam serbuan yang berpusat di kota Vibo Valentia, Calabria, Kamis. Para tersangka dengan berbagai cara ditahan atas dugaan pemerasan, pembunuhan, pencucian uang, dan anggota organisasi mafia.
 
Penyelidikan dimulai pada 2016 dan mencakup setidaknya 11 wilayah Italia termasuk Lombardy, Sisilia, Veneto, Tuscany, dan Campania. Tersangka dilacak dan ditangkap di Jerman, Swiss, dan Bulgaria.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka yang ditangkap termasuk Giancarlo Pittelli, seorang pengacara terkenal dari Catanzaro dan mantan anggota partai Forza Italia naungan Silvio Berlusconi. Pittelli, yang juga anggota komisi keadilan dan koordinator regional partai Berlusconi, dituduh sebagai asosiasi mafia.
 
Seorang mantan pejabat daerah, serta wali kota juga pejabat partai politik, dan seorang komandan polisi juga termasuk di antara mereka yang ditangkap.
 
"Saya telah mengerjakan investigasi ini sejak saya menjadi kepala jaksa di Catanzaro," kata Nicola Gratteri, seorang jaksa anti-mafia yang memimpin investigasi, dirilis dari Guardian, Jumat 20 Desember 2019.
 
"Ini adalah operasi terbesar sejak sidang maksimum Palermo," tambahnya, merujuk pada proses yang menargetkan mafia Sisilia di Palermo antara tahun 1986 dan 1992.
 
Dalam proses persidangan itu, yang diadakan di gedung pengadilan bunker yang dibangun khusus untuk tujuan itu, jaksa menuntut 475 orang yang diduga mafiosi.
 
Operasi Kamis mengungkapkan beberapa rahasia Ndrangheta. Dalam pizzino, selembar kertas kecil yang digunakan oleh mafia untuk komunikasi tingkat atas, polisi mengetahui frasa yang harus diulangi oleh calon mafia sebelum menjadi bos Ndrangheta.
 
Kalimat itu berisi kutipan dari tiga ksatria abad ke-17 yang, menurut legenda, mendirikan Cosa Nostra di Sisilia, Camorra di Campania, dan Ndrangheta di Calabria.
 
Nicola Morra, presiden komisi parlemen anti-mafia, berkata: "Malam ini, negara sekali lagi menunjukkan kemampuannya untuk bereaksi dengan mengerahkan personel dan peralatan untuk serangan frontal penuh. Mulai hari ini di Calabria, udara yang Anda hirup lebih baik. Udara dengan rasa kebebasan. Hari ini adalah hari yang indah untuk legalitas."
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif