Seragam terakhir Hitler terjual Rp4,1 miliar dalam sebuah lelang di Munich, Jerman. (Foto: BNPS)
Seragam terakhir Hitler terjual Rp4,1 miliar dalam sebuah lelang di Munich, Jerman. (Foto: BNPS)

Seragam Terakhir Adolf Hitler Terjual Rp4,1 Miliar

Internasional nazi
Willy Haryono • 21 Juni 2016 13:19
medcom.id, Munich: Seragam militer yang terakhir kali digunakan Adolf Hitler pada era Nazi Jerman terjual seharga GBP213 ribu atau setara Rp4,1 miliar dalam sebuah acara lelang di Munich.
 
Seperti dilansir Express.co.uk, Selasa (21/6/2016), seorang peserta lelang dari Argentina rela menghabiskan hampir setengah juta Poundsterling untuk seragam itu dan beberapa barang Nazi lainnya.
 
Terdapat pula sejumlah barang dari Hermann Goering, petinggi Nazi yang sempat menggantikan peran Hitler pada zaman Perang Dunia II. Celana dalam Goering berukuran XXL dan sebuah piyama terjual seharga Rp38 juta ke salah satu peserta lelang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebuah wadah dari bahan kuningan tempat Goering menyimpan kapsul sianida untuk membunuh dirinya sendiri juga hadir dalam acara lelang ini.
 
Dewan Yahudi Pusat di Jerman mendeskripsikan lelang tersebut sebagai "sesuatu yang menjijikkan." Mereka telah meminta acara itu dibatalkan pekan lalu.
 
Benda lainnya dalam lelang ini adalah tali yang digunakan untuk menggantung penjahat perang Julius Streicher. Baju yang digunakan istri Hitler, Eva Braun, serta sepatu Goering dan surat pajak Hitler juga muncul untuk menarik minat para kolektor.
 
Seragam Terakhir Adolf Hitler Terjual Rp4,1 Miliar
Adolf Hitler (kanan) dalam era kejayaan Nazi di Jerman. (Foto: Getty)
 
Semua benda ini berasal dari koleksi John K. Lattimer, seorang warga Amerika Serikat (AS) yang senang mengumpulkan segala sesuatu mengenai Nazi. Ia meninggal dunia sembilan tahun lalu.
 
Menurut laporan media di Jerman, rumah megah Lattimer dengan 30 ruangan di New Jersey dipenuhi artefak dari rezim Nazi.
 
Tidak semua orang dapat mengikuti lelang ini. Herman Historica menuliskan di situsnya bahwa mereka yang berminat harus memenuhi sejumlah persyaratan.
 
Wolfgang Hermann, wakil pemilik rumah lelang tersebut, mengatakan bahwa koleksi ini disediakan bagi kolektor yang tertarik dengan segala sesuatu mengenai Nazisme dan PD II.
 
"Kami sadar akan sejarah buruk Jerman antara 1933 dan 1945. Kami menolak keras adanya calon pembeli yang merupakan anggota Nazi atau Neo-Nazi," tegas Hermann.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif