Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman di Riyadh, 14 November 2017. (Foto: AFP/FAYEZ NURELDINE)
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman di Riyadh, 14 November 2017. (Foto: AFP/FAYEZ NURELDINE)

Putra Mahkota Arab Saudi Awali Kunjungan ke Inggris

Internasional politik inggris arab saudi
Willy Haryono • 07 Maret 2018 17:16
London: Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman memulai kunjungan tiga hari ke Inggris, Rabu 7 Maret 2018, untuk menemui Perdana Menteri Theresa May. Kunjungan dilakukan di tengah rencana unjuk rasa sebagian warga Inggris yang mengecam peran Arab Saudi dalam konflik di Yaman.
 
Pangeran Mohammed dijadwalkan berdialog dengan PM May dan juga makan siang bersama Ratu Inggris Elizabeth II hari ini.
 
Selain mengenai hubungan bilateral dan kerja sama ekonomi, PM May disebut-sebut akan mengangkat isu mengenai perang di Yaman yang sudah menewaskan ratusan ribu orang. Arab Saudi terlibat dalam konflik di Yaman sejak 2015, dengan membentuk sebuah koalisi militer untuk menggempur pemberontak Houthi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Koalisi Arab Saudi Imbau Warga Yaman Perangi Houthi
 
Para pengunjuk rasa dijadwalkan berunjuk rasa di luar area Downing Street. Mereka akan mengecam peran Riyadh dalam jatuhnya banyak korban jiwa dari kalangan warga sipil di Yaman.
 
Berusia 32 tahun, Pangeran Mohammed disebut-sebut sebagai kandidat kuat penerus Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud, baru kali ini datang ke Inggris sebagai putra mahkota.
 
Selain dengan Ratu Elizabeth II, dia juga akan makan malam dengan Prince of Wales dan Duke of Cambridge.
 
Selama ini Pangeran Mohammed diidentikkan sebagai simbol modernisasi Kerajaan Arab Saudi. Dia telah meluncurkan berbagai gerakan reformasi di bidang ekonomi dan sosial di Arab Saudi yang konservatif.
 
Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana mencabut larangan bagi wanita untuk mengemudikan mobil seorang diri dan menonton pertandingan sepakbola di stadion. Dia juga meluncurkan gerakan anti-korupsi yang berujung pada ditangkapnya sejumlah anggota kerajaan.
 
Namun, sejumlah pihak mengkritik keputusannya untuk terlibat dalam konflik di Yaman dan menjatuhkan blokade de facto kepada Qatar.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif