NEWSTICKER
Menlu Retno Marsudi (kiri) berjabat tangan dengan Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, 24 Februari 2020. (Foto: Kemenlu RI)
Menlu Retno Marsudi (kiri) berjabat tangan dengan Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, 24 Februari 2020. (Foto: Kemenlu RI)

Temui Dirjen WHO, Menlu Retno Bahas Penanganan Korona

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona
Willy Haryono • 25 Februari 2020 06:41
Jenewa: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus membahas situasi global penyebaran virus korona COVID-19 yang semakin memprihatinkan. Hingga sejauh ini, virus tersebut telah menewaskan lebih dari 2.600 orang di level global.
 
"Koordinasi dan kolaborasi global dalam menangani penyebaran COVID-19 sangat penting untuk mengontrol dan mengatasi penyebaran virus tersebut," demikian disampaikan Menlu Retno Marsudi dalam pertemuannya dengan Tedros di sela-sela High Level Segment Dewan HAM PBB Sesi ke-43.
 
Kolaborasi global dalam menangani COVID-19 bukan saja terkait penanganan penyebaran virus dalam jangka pendek, namun juga untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus sejenis dalam jangka panjang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kesempatan itu, Menlu Retno menyampaikan perkembangan penanganan COVID-19 di Indonesia. "Hingga saat ini menurut data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI, belum ada kasus individu yang positif terjangkit virus ini di Indonesia," ucap Menlu Retno, dalam keterangan tertulis Kemenlu RI yang diterima Medcom.id, Senin 24 Februari 2020.
 
Selain itu, Menlu Retno juga menjelaskan upaya Pemerintah RI dalam mengevakuasi WNI yang berada di wilayah yang terjangkit COVID-19 di beberapa negara.
 
Dalam kesempatan tersebut, Menlu Retno menyampaikan dukungan terhadap strategi respons darurat yang dilakukan WHO selama ini, dan berharap WHO dapat berbagi keahlian (best practices) dalam penanggulangan COVID-19 sebagaimana dilakukan di negara lain.
 
Menlu Retno juga menyampaikan hasil pertemuan ASEAN-China Special Meeting on Corona virus di Vientiane, Laos, 20 Februari lalu. "Pertukaran informasi sebagai salah satu bentuk koordinasi penanganan COVID 19 sangat esensial untuk mencegah merebaknya virus Corona," sebut Menlu Retno.
 
Dirjen WHO berpesan agar Indonesia terus siaga terhadap penyebaran COVID-19, walaupun hingga saat ini belum terdeteksi WNI yang terjangkit COVID 19 di Indonesia.
 
Pada kesempatan tersebut, Dirjen WHO mengapresiasi peran Indonesia sebagai Ketua Forum Foreign Policy for Global Health (FPGH), yang mengusung tema "Affordable Healthcare for All" (Pelayanan Kesehatan Yang terjangkau Untuk Semua Orang). Tema ini mendukung tercapainya Universal Health Coverage yang merupakan salah satu prioritas Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDG 2030).
 
Menlu RI menyampaikan undangan kepada Dirjen WHO untuk hadir dalam FPGH Ministerial Retreat yang digelar pada 9-10 Juli 2020 di Bali, sebagai salah satu inisiatif Indonesia sebagai Ketua FPGH 2020. Dirjen WHO menyambut baik dan dan siap membantu keketuaan Indonesia.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif