Seorang pedemo di Bandara London City yang ditangkap oleh pihak keamanan. Foto: AFP
Seorang pedemo di Bandara London City yang ditangkap oleh pihak keamanan. Foto: AFP

Tolak Perluasan Bandara, Pedemo Berbaring di Atas Pesawat

Internasional inggris
Fajar Nugraha • 11 Oktober 2019 08:13
London: Seorang pengunjuk rasa berbaring di atas pesawat sementara yang lain memaksa pesawat untuk berbalik di landasan pacu saat aktivis perubahan iklim melakukan aksi protes di Bandara London City. Insiden ini mengganggu jadwal penerbangan di bandara tersebut.
 
London City adalah bandara terbesar kelima -,dan paling sentral,- di ibu kota. Bandara ini populer di kalangan pelancong bisnis, bankir dan politisi untuk rute jarak pendek dan regional.
 
Penyelenggara protes, Extinction Rebellion, berjanji untuk menduduki terminal bandara dan menutup operasi selama tiga hari sebagai bagian dari tindakannya di ibu kota Inggris.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seorang fotografer melihat seorang pria, yang merupakan mantan atlet paralympic James Brown, berbaring di atas badan pesawat jeni Embraer 190 milik British Airways Embraer.
 
"Saya berhasil naik ke atap (pesawat). Ini semua tentang krisis iklim dan ekologi. Kami memprotes kelambanan pemerintah,” kata Brown dalam video yang dia posting online, seperti dikutip AFP, Jumat, 11 Oktober 2019.
 
Namun Brown akhirnya berhasil dipindahkan oleh pihak keamanan. Seorang Juru Bicara British Airways mengatakan, “kami sedang menyelidiki apa yang terjadi sebagai masalah yang mendesak".
 
Kelompok itu mengatakan mereka memprotes rencana untuk memperluas bandara, yang ingin mengakomodir 6,5 juta penumpang per tahun pada 2022. Sejak 2018, Bandara London City menampung 4,8 penumpang. Perluasan juga mengantisipasi lonjakan penumpang hingga 11 juta pada 2035.
 
Pada Kamis, 18.000 penumpang dijadwalkan tiba atau berangkat dari bandara, dengan 286 penerbangan dijadwalkan. Sementara beberapa pengunjuk rasa masuk ke dalam gedung terminal, penerbangan terus berlanjut, meskipun beberapa ditunda.
 
Sebuah pesawat Aer Lingus terpaksa berhenti taksi dan kembali ke gerbangnya ketika seorang penumpang bangun untuk memberikan pidato tentang perubahan iklim.
 
"Saya sangat menyesal mengganggu semua orang di sini. Kami memiliki dua generasi peradaban manusia yang tersisa jika kami terus melakukan apa yang kami lakukan," kata lelaki yang tidak disebutkan namanya itu dalam video insiden itu.
 
Aer Lingus mengatakan bahwa seorang penumpang dikeluarkan dari penerbangan ke Dublin karena "perilaku mengganggu di dalam pesawat."
 
Ditambahnya langkah-langkah keamanan di bandara mengartikan bahwa sebagian besar protes terjadi jauh dari landasan.
 
Para pedemo menempelkan diri ke gedung terminal, menempati stasiun Docklands Light Railway (DLR) terdekat dan memblokir jalan di sekitar bandara.
 
Polisi telah melakukan ratusan penangkapan sejauh minggu ini karena para pengunjuk rasa berusaha untuk menutup London dengan aksi selama dua minggu.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif