medcom.id, Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin bertekad menciptakan misil yang dapat menembus sistem pertahanan apapun. Ia menuding Amerika Serikat dan sekutunya berusaha meredam kemampuan militer AS, terutama dalam hal nuklir.
AS dan NATO berencana membuat sebuah sistem pertahanan misil di Eropa. Sistem itu dibuat untuk menangkal ancaman misil dari Iran dan Korut. Putin mengatakan sebenarnya sistem itu ditujukan kepada Rusia.
"Seperti yang saya bilang berkali-kali, kami akan fokus dalam sistem ofensif yang mampu mengalahkan sistem pertahanan apapun," kata Putin dalam sebuah pertemuan di kota Sochi, Rusia, Selasa (10/11/2015).
"Rujukan terhadap ancaman nuklir Iran dan Korut hanya untuk menutup-nutupi. Niat sebenarnya sistem pertahanan itu untuk meredam potensi nuklir strategis (Rusia)," sambung dia, seperti dikutip AFP.
Pada Mei, NATO mengecam rencana Rusia untuk meluncurkan misil yang mampu membawa hulu ledak nuklir di Kaliningrad. NATO juga mengecam peningkatan jumlah pesawat bomber Rusia.
Hubungan Rusia dengan negara Barat mencapai titik nadir saat krisis Ukraina terjadi.
Putin menyebut Rusia juga akan membangun semacam sistem pertahanan misil di masa mendatang. Namun saat ini, dirinya ingin fokus mengembangkan senjata terbaru.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan