Wali Kota Gdansk, Polandia, Pawel Adamowicz. (Foto: AFP)
Wali Kota Gdansk, Polandia, Pawel Adamowicz. (Foto: AFP)

Usai Ditusuk, Wali Kota Gdansk Polandia Meninggal

Internasional penusukan polandia
Sonya Michaella • 15 Januari 2019 11:53
Warsawa: Wali Kota Gdansk, sebuah kota di Polandia, Pawel Adamowicz, akhirnya meninggal di rumah sakit, sehari setelah ditusuk oleh seorang pria di acara amal.
 
Usai ditusuk, Adamowicz langsung dibawa ke rumah sakit dan menjalani operasi selama lebih kurang lima jam. Menteri Kesehatan Polandia mengonfirmasi Adamowicz telah mengembuskan napas terakhir.
 
Menurut dokter bedah yang menanganinya, Adamowicz mengalami luka serius di bagian perut dan jantung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari laman BBC, Selasa 15 Januari 2019, Presiden Polandia Andrzej Duda menyebut serangan tersebut adalah kejahatan yang tidak dapat dimaafkan. Sejumlah kalangan menyampaikan ucapan belasungkawa terkait tragedi itu.
 
Sebelum Adamowicz dinyatakan meninggal, sejumlah pesan berantai di media sosial beredar, yang merupakan permintaan sumbangan darah tipe O dengan Rhd negatif. Sejumlah warga Gdansk pun mengantre di rumah sakit untuk menyumbangkan darah mereka.
 
Baca:Wali Kota Gdansk Polandia Ditusuk
 
Laporan sejumlah media di Polandia menyebutkan, pelaku bernama Stefan W berusia 27 tahun yang berasal dari Gdansk. Ia memiliki catatan kejahatan dan kekerasan. Saat ini, Stefan sudah ditahan di kantor polisi.
 
Sebelum menusuk Adamowicz, Stefan sempat merebut mikrofon di atas panggung. Dia memperkenalkan dirinya dan mengaku tidak bersalah serta tak pantas dipenjara.
 
"Civic Platform benar-benar sengaja menyiksaku, dan itulah sebabnya Adamowicz pantas mati," teriak Stefan. Setelah itu, ia langsung menikam Adamowicz yang berada di atas panggung.
 
Adamowicz merupakan anggota Civil Platform pro-Polandia yang memerintah Polandia dari 2007 hingga 2015, sebelum meninggalkan partai untuk bertarung dalam pemilihan lokal sebagai sosok independen.
 
Adamowicz sendiri merupakan seorang liberal sejak 2015. Ia terkenal di Polandia sebagai sosok yang kerap menyuarakan hak-hak LGBT, imigran dan pengungsi.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif