Inggris kirim kapal perang ketika untuk lindungi kapal komersil di Teluk Arab. Foto: Royal Navy/Telegraph.
Inggris kirim kapal perang ketika untuk lindungi kapal komersil di Teluk Arab. Foto: Royal Navy/Telegraph.

Inggris Tambah Kapal Perang Lindungi Tanker dari Iran

Internasional inggris iran
Arpan Rahman • 25 Agustus 2019 18:10
London: Inggris mengirim kapal Angkatan Laut Kerajaan ketiga ke Teluk untuk melindungi sejumlah kapal dari serangan Iran.
 
HMS Defender, sebuah perusak Tipe 45 berbasis di Portsmouth, berlayar ke wilayah yang bermasalah, awal bulan ini.
 
Kapal itu akan mengawal kapal-kapal berbendera Inggris melintasi Selat Hormuz, lokasi tanker Stena Impero direbut oleh pasukan Iran pada Juli.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Angkatan Laut Kerajaan Inggris telah mengirim HMS Kent dan HMS Montrose, keduanya fregat tipe 23, dalam misi tersebut.
 
Menegaskan kabar itu, Menteri Pertahanan Ben Wallace berkata: "Di mana pun panji merah berlayar di seluruh dunia, Inggris siap untuk melindungi kebebasan navigasi kapan pun ia diuji.
 
"Para pria dan wanita dari HMS Defender akan berkontribusi pada Konstruksi Keamanan Maritim Internasional bersama mitra internasional," cetusnya, disitir dari Telegraph, Minggu 25 Agustus 2019.
 
Langkah ini bertujuan meningkatkan perlindungan dan menghentikan perusahaan-perusahaan pengapalan agar tidak meninggalkan panji merah khas Inggris untuk menggantinya dengan bendera negara lain karena ancaman dari Teheran untuk memburu kapal-kapal yang terkait dengan Inggris.
 
Iran menargetkan Inggris setelah AL Inggris membantu merebut Grace 1, kapal tanker super Iran di lepas pantai Gibraltar pada 4 Juli. Kapal tanker itu, yang kini telah dibebaskan dari Gibraltar, dituduh membawa minyak ke Suriah yang melanggar sanksi Uni Eropa.
 
Teheran menyebut penyitaan itu sebagai tindakan pembajakan dan tampaknya membalas dengan merebut Stena Impero pada 19 Juli, seraya mengklaimnya telah melanggar aturan pengiriman.
 
Kementerian Luar Negeri Swedia dilaporkan menerima "indikasi yang sangat kuat" dari Iran bahwa mereka akan melepaskan kapal itu, yang dioperasikan oleh perusahaan Swedia, dalam beberapa hari mendatang.
 
Inggris kini membentuk koalisi maritim di Teluk dengan Amerika Serikat demi melindungi pengiriman internasional.
 
AS, yang sudah mengerahkan pasukan di kawasan itu, telah mengirim dua kapal perang untuk misi tersebut serta memberikan pengawasan udara. HMS Montrose menyelesaikan lebih dari 30 transit Selat Hormuz sejak berangkat, kata Angkatan Laut Kerajaan.
 
HMS Defender, yang menelan biaya lebih dari 1 miliar Poundsterling termasuk untuk penelitian dan pengembangan, memiliki persenjataan termasuk peluru kendali, muatan dalam, dan torpedo anti-kapal selam. Kapal juga memiliki gantungan tertutup untuk pesawat dan dek penerbangan yang cukup besar buat helikopter Chinook.
 
Komandan HMS Defender, Richard Hewitt, mengatakan: "Upaya kapal saya akan mengerjakan misi baru ini dengan profesionalisme dan dedikasi mereka seperti biasa.
 
"Memastikan kebebasan navigasi di Timur Tengah sangat penting bagi kemakmuran Inggris dan sekutu kita. Saya senang HMS Defender akan memainkan perannya bersama kapal perang Angkatan Laut Kerajaan lainnya dalam menjaga rute perdagangan penting ini tetap aman," serunya.
 
"Penempatan ini akan memastikan bahwa Inggris memiliki fleksibilitas untuk secara terus-menerus mengirim kapal ke misi internasional,” pungkas Hewitt.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif