Presiden Rusia Vladimir Putin kembali dituduh campuri Pemilu AS. Foto: AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin kembali dituduh campuri Pemilu AS. Foto: AFP

Rusia Bantah Tuduhan CIA Putin Campuri Pemilu AS

Internasional rusia
Arpan Rahman • 13 September 2019 07:09
Moskow: Tuduhan bahwa tersangka mata-mata CIA menuduh Vladimir Putin telah mempelopori upaya ikut campur dalam pemilihan umum Amerika Serikat 2016 adalah kebohongan dan fitnah, kata Rusia.
 
Laporan media AS mengatakan mata-mata itu memiliki akses ke Presiden Rusia dan bahkan bisa mendapatkan gambar dokumen di meja pemimpin Rusia.
 
Dinamai oleh media Rusia sebagai Oleg Smolenkov, ia memberikan informasi selama lebih dari satu dekade, menurut CNN.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harian New York Times mengatakan dia berperan penting dalam kesimpulan CIA bahwa Putin tidak hanya memerintahkan dan mengatur kampanye pemilu, tetapi juga lebih menyukai Donald Trump daripada Hillary Clinton.
 
Dia dikatakan sudah ditarik pada 2017 setelah kekhawatiran bahwa Trump sedang membuka data intelijen rahasia, kata CNN.
 
Keputusan untuk mengekstraksi dia tampaknya diambil setelah pertemuan di Gedung Putih pada Mei 2017, di mana Presiden AS diduga membahas informasi sensitif dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Duta Besar Rusia untuk AS, Sergey Kislyak.
 
Bulan berikutnya, Smolenkov dilaporkan menghilang bersama istrinya, Antonina dan tiga anaknya saat berlibur di Montenegro.
 
Wakil Menlu Rusia, Sergei Ryabkov, mengatakan Smolenkov "tidak mungkin memiliki peran dalam apa yang disebut campur tangan pemilu karena tidak ada campur tangan".
 
"Dan apa yang terjadi dalam hal interpretasi semacam itu hanyalah penumpukan satu kebohongan di atas kebohongan yang lain dan penggandaan fitnah tentang kita," tambahnya, dikutip dari Sky News, Jumat, 13 September 2019.
 
Rusia mengakui bahwa Smolenkov ada di daftar gaji sebagai karyawan. "Saya hanya dapat menyatakan bahwa karyawan ini ada, bahwa ia dipecat, dan bahwa kami tidak tahu apakah ia seorang mata-mata atau tidak," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
 
"Ini pertanyaan untuk dinas intelijen -- mereka melakukan pekerjaan mereka," tegasnya.
 
Kremlin menambahkan bahwa Smolenkov bukan pejabat tingkat tinggi dan tidak memiliki akses ke Putin.
 
Kantor berita Inggris mengutip dua sumber yang mengatakan seorang informan CIA di pemerintah Rusia telah diekstraksi dan dibawa ke AS pada 2017. Terdapat sebuah rumah terdaftar sebagai milik seorang pria bernama Oleg Smolenkov di Stafford, dekat Washington, kata kantor berita Rusia RIA.
 
Itu berada di daerah di mana banyak mantan personel militer dan FBI AS dikatakan tinggal. RIA mengatakan bahwa ketika mengunjungi rumah itu, gordennya ditarik, tidak ada tanda-tanda aktivitas di dalam dan tidak ada yang membuka pintu.
 
Seorang tetangga, Greg Tally, mengatakan penghuni properti itu memiliki aksen Rusia dan pergi dengan tiba-tiba setelah seorang reporter muncul.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif