Pemandangan umum kota Paris, Prancis. (Foto: AFP)
Pemandangan umum kota Paris, Prancis. (Foto: AFP)

Virus Korona nCoV Mencapai Benua Eropa

Internasional virus korona tiongkok
Willy Haryono • 25 Januari 2020 09:37
Paris: Prancis telah mengonfirmasi tiga kasus perdana virus korona yang berasal dari Tiongkok. Kemunculan perdana virus Novel Corona (nCoV) ini dikonfirmasi Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn pada Jumat 24 Januari malam waktu setempat.
 
Satu pasien dirawat di sebuah rumah sakit di Paris, sementara satu lainnya di kota Bordeaux. Dalam sebuah konferensi pers, Buzyn mengatakan dua kasus terkonfirmasi ini merupakan yang pertama di Eropa. Ia khawatir tambahan kasus akan bermunculan lagi di Prancis.
 
Beberapa jam usai konferensi pers, kasus ketiga terkonfirmasi di Paris. Otoritas kesehatan Prancis juga mengumumkan bahwa dua dari tiga pasien terkonfirmasi berasal dari satu keluarga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, organisasi SOS Medecins mengaku sedang merawat seorang pasien asal Tiongkok yang menunjukkan gejala demam di Bordeaux. Pasien itu mengaku telah melakukan kontak dari masyarakat Wuhan, kota yang merupakan episenter penyebaran virus korona nCov.
 
Dikutip dari Independent, Sabtu 25 Januari 2020, Buzyn mengatakan pasien tersebut merupakan pria berusia 48 tahun. Pria itu pulang ke Prancis sekitar dua hari lalu usai mengunjungi Tiongkok, dengan kota Wuhan sebagai salah satu destinasinya.
 
"Dia sedang dirawat di sebuah rumah isolasi untuk menghindari kontak dengan dunia luar. Dia baik-baik saja," kata Buzyn.
 
"Wabah harus ditangani seperti saat kita menangani kebakaran. Kita harus mencari sumber apinya dengan cepat. Kami telah mengidentifikasi kasus pertama dengan sangat cepat," lanjutnya.
 
Ia menambahkan, pasien di Bordeaux ini telah melakukan kontak dengan 10 orang sebelum dirawat otoritas kesehatan Prancis. Saat ini petugas kesehatan Prancis sedang berusaha menghubungi mereka semua.
 
Buzyn mengimbau semua orang di Prancis yang merasa sakit untuk segera menghubungi layanan darurat dan tetap berada di rumah.
 
Orang yang terjangkit nCov merasakan gejala demam dan sesak napas, mirip dengan penyakit Sindrom Pernapasan Akut Berat atau SARS. Wabah SARS telah menyebar ke 37 negara, dan menewaskan lebih dari 750 orang pada 2003.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif