Kapal pengangkut AS, USNS Yuma. Foto: Austal USA
Kapal pengangkut AS, USNS Yuma. Foto: Austal USA

Kapal AS Berkeliaran di Laut Hitam, Rusia Siagakan Kapal Perang

Internasional amerika serikat rusia
Arpan Rahman • 16 September 2019 16:05
Moskow: Rusia menempatkan kapal perang dalam keadaan siaga ketika kapal Amerika Serikat berkeliaran di Laut Hitam.
 
Pusat Manajemen Pertahanan Nasional Kremlin mengatakan, kapal angkut cepat ekspedisi kelas-Spearhead Yuma berlayar ke Laut Hitam setelah melewati Selat Bosphorous Sabtu malam.
 
"Armada Laut Hitam mengawal transportasi cepat AS, USNS Yuma yang memasuki perairan Laut Hitam hampir pukul 17.30 (waktu setempat) pada 14 September,” ujar pihak Rusia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Juru bicara itu mengatakan kapal Amerika memiliki tujuan misi AS tidak jelas dan menambahkan pelayaran tersebut kali ketiga Yuma memasuki Laut Hitam tahun ini. Kunjungan terakhirnya adalah ke pelabuhan Ukraina di Odessa untuk berpartisipasi dalam latihan kelautan multinasional Sea Breeze 2019 pada Juli, yang diselenggarakan bersama oleh Ukraina dan AS.
 
Militer Rusia mengkonfirmasi pasukan Armada Laut Hitam yang bertugas "terus memantau kapal AS". Dikatakan bahwa kapal perangnya telah memantau kapal perusak Angkatan Laut AS, Porter dan kapal perusak peluru kendali USS Carney di Laut Hitam Agustus lalu dan Juni.
 
"Di bawah konvensi internasional Montreux, yang mengatur transit Selat Turki untuk kapal perang yang bukan milik negara-negara Laut Hitam, tinggal kapal perusak AS di Laut Hitam tidak boleh melebihi 21 hari," kata seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, dilansir dari Daily Express, Senin 16 September 2019.
 
Yuma adalah kapal non-tempur multiguna yang dirancang buat transfer pasukan, kargo, dan peralatan militer yang cepat serta untuk operasi bantuan kemanusiaan.
 
Kapal ini dipersenjatai empat senapan mesin M2 berat dan helikopter CH-53E Super Stallion dapat beroperasi dari dek penerbangannya.
 
AS dan NATO baru-baru ini meningkatkan kehadiran militer mereka dan meningkatkan aktivitas di Laut Hitam. NATO melakukan latihan Sea Shield 2019 di Laut Hitam pada April.
Rusia mengklaim NATO secara ilegal memperluas jangkauan ke timur di Eropa melanggar janji sebelumnya.
 
NATO sudah membangun militernya di sisi timur Rusia, menempatkan pasukan di Estonia, Latvia, Lithuania, dan Polandia pada 2017, sementara kapal perang AS secara rutin menyerukan berlayar ke pelabuhan-pelabuhan Laut Hitam.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif