Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin meminta pihak Inggris untuk membuktikan tuduhan mereka pada Rusia mengenai kasus eks mata-mata Sergei Skripal. Jika mereka tidak dapat membuktikan hal tersebut, Putin ingin Inggris meminta maaf.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menuturkan tudingan Inggris tersebut tidak beralasan.
"Tudingan ini harus segera didasari bukti atau permintaan maaf," tuturnya, seperti dilansir dari AFP, Selasa 20 Maret 2018.
Usai pengumuman kemenangan, Putin menuturkan bahwa Rusia tidak memiliki agen seperti Skripal. Selain itu, dia menambahkan Negeri Beruang Merah sudah memusnahkan gudang penyimpanan senjata kimia mereka.
Kasus peracunan Skripal dan putrinya, Yulia memanaskan hubungan Rusia dengan sejumlah negara Barat. London menuding mereka dalang pembunuhan Skripal dan putrinya tersebut.
Skripal dan putrinya ditemukan tidak sadarkan diri di bangku restoran dekat pusat belanja di Salisbury, London pada awal Maret lalu. Inggris memastikan keduanya terpapar racun saraf yang mampu melumpuhkan sistem saraf dan bisa berakibat kematian.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan