Petugas medis Jerman di lokasi penembakan (Foto: AFP)
Petugas medis Jerman di lokasi penembakan (Foto: AFP)

Reaksi Pemimpin Dunia Usai Penembakan di Jerman

Fajar Nugraha • 23 Juli 2016 10:01
medcom.id, Munich: Dunia menyaksikan insiden kekerasan terbaru di Jerman. Para pemimpin dan tokoh dunia pun bereaksi dengan peristiwa ini.
 
Serangan ini mengingatkan kembali insiden serupa yang terjadi di Paris, Prancis. Peristiwa yang terjadi di Jerman ini berlangsung di luar restoran McDonalds di Munich dan menyebabkan 10 orang tewas termasuk pelaku.
 
 
Beberapa pemimpin dunia mengecam serangan yang terjadi. Kecaman datang antara lain dari, Presiden Jerman Joachim Gauck yang mengutarakan keterkejutannya dengan serangan mematikan di Munich ini.
 
"Simpati saya untuk korban dan mereka yang bersedih karena kehilangan orang yang mereka kasihi. Saya merasakan ikatan dengan mereka yang berupaya menciptakan keamanan," tutur Gauck, seperti dikutip The Telegraph, Sabtu (23/7/2016).
 
Sementara Menteri Luar Negeri Inggris yang baru saja ditunjuk, Boris Johnson juga menyampaikan simpatinya kepada korban dan keluarganya. 
 
"Kami siap membantu sekutu kami, Jerman. Saya terkejut dengan serangan yang terjadi di Munich. Kami peringatkan warga Inggris untuk tetap tinggal di dalam rumah," ucap Johnson.
 
Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama juga bersuara terkait serangan ini. "Sebagai sekutu terdekat Jerman, Amerika Serikat siap untuk memberikan dukungan di tengah situasi ini," tegas Obama.
 
Calon Presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton mengatakan tengah mengikuti kondisi yang terjadi di Munich. Sama dengan Obama, pihaknya siap untuk melakukan kerja sama dengan Jerman demi mengatasi masalah ini.
 
Lain halnya dengan calon Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump. Menurutnya deretan aksi teror ini tidak bisa terus berlanjut.
 
"Peningkatan ancaman teror meresahkan hidup banyak pihak. Kita harus melakukan berbagai cara untuk mencegahnya," pungkas Trump.
 
Polisi Jerman mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan di Munich, adalah warga Jerman keturunan Iran. Pelaku diketahui berusia 18 tahun. Pihak kepolisian menambahkan, motif atas kejahatan ini masih belum jelas.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan