Mark Field (kiri) memegang leher Janet Barker dan mengusirnya dari Mansion House di London pada Kamis 20 Juni 2019. (Foto: AFP/Getty)
Mark Field (kiri) memegang leher Janet Barker dan mengusirnya dari Mansion House di London pada Kamis 20 Juni 2019. (Foto: AFP/Getty)

Pegang Leher Aktivis Lingkungan, Menteri Inggris Diskors

Internasional politik inggris
Willy Haryono • 22 Juni 2019 12:07
London: Menteri Muda Kementerian Luar Negeri Mark Field diskors usai mengusir seorang aktivis dengan cara memegang leher dan mendorongnya keluar dari sebuah acara makan malam di London.
 
Field meminta maaf usai mengusir aktivis bernama Janet Barker tersebut. Peristiwa terjadi saat sekelompok pengunjuk rasa menginterupsi pidato yang disampaikan Kanselir Philip Hammond.
 
Barker tidak berniat mengadu ke polisi atas perlakuan yang diterimanya. Sementara Field mengaku khawatir aktivis itu membawa senjata saat masuk ke ruangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Koresponden BBC Daniel Sandford mengatakan insiden tersebut memicu "pertanyaan serius" mengenai keamanan. Salah satu pertanyaan itu adalah mengapa sekelompok demonstran dapat "begitu saja masuk" ke sebuah acara makan malam di Mansion House di London.
 
Rekaman video insiden muncul di media sosial Inggris. Beberapa politisi dari Partai Buruh Inggris menyerukan agar Field segera dipecat.
 
Juru bicara Downing Street mengatakan Perdana Menteri Theresa May telah "melihat rekaman video" itu dan mengaku "sangat khawatir."
 
"Dia akan diberhentikan sementara selama investigasi masih berlangsung," lanjutnya, dilansir dari laman BBC, Jumat 21 Juni 2019.
 
Sekelompok aktivis lingkungan yang mengenakan pakaian serba merah memasuki Mansion House pada Kamis malam. Saat itu, Hammond sedang berpidato mengenai kondisi perekonomian Inggris.
 
Salah satu dari aktivis lingkungan itu membacakan naskah pidato tandingan di ruangan yang sama.
 
Saat Barker berjalan melewati meja, Field berdiri dan menghentikannya. Field kemudian memegang leher Barker, dan mendorongnya keluar dari ruangan.
 
Barker mengatakan kepada BBC bahwa tujuan dari aksi protes ini adalah untuk berbicara kepada "mereka yang berkuasa di pemerintahan."
 
"Kami berbicara dengan sopan, dan kami di sini hanya untuk menyampaikan sebuah pesan," sambungnya.
 
Korporasi Kota London mengaku sedang menginvestigasi mengenai mengapa ada sekelompok orang yang bisa masuk begitu saja ke Mansion House. Nantinya, hasil investigasi akan dipakai untuk perencanaan acara-acara serupa di masa mendatang.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif