medcom.id, Istanbul: Pihak kepolisian Turki melakukan penggerebekan terhadap 44 perusahaan di Istanbul pada Selasa 16 Agustus. Otoritas Turki juga mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap 120 eksekutif perusahaan, yang diduga terlibat dalam upaya kudeta yang gagal pertengahan bulan lalu.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (16/8/2016), kantor berita pemerintah Anadolu melaporkan bahwa perusahaan-perusahaan itu dituduh memberi bantuan finansial kepada gerakan Fethullah Gulen.
Gulen merupakan tokoh agama atau ulama yang kini berada di pengasingan di Pennsylvania, Amerika Serikat. Gulen dituding menjadi dalang kudeta, namun ia membantah tuduhan tersebut.
Anadolu tak menyebutkan nama perusahaan yang diperiksa, namun polisi melancarkan operasi di distrik Uskudar dan Umraniye di Istanbul.
Pasca kudeta, lebih dari 35 ribu orang ditangkap, 17 ribu di antaranya ditahan, dan puluhan ribu lainnya diskors atau diberhentikan dari lembaga militer, pendidikan, kepolisian dan peradilan.
Kudeta gagal ini pun berimbas ke Indonesia. Seorang mahasiswa Indonesia dikabarkan ditahan di Gaziantep karena aktif dalam organisasi yang terafiliasi dengan Gulen.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan