Pangeran Andrew tersangkut skandal seks. (Foto: AFP).
Pangeran Andrew tersangkut skandal seks. (Foto: AFP).

Skandal Seks Memaksa Pangeran Andrew Mundur dari Tugas Kerajaan

Internasional pangeran andrew
Marcheilla Ariesta • 22 November 2019 11:57
London: Pangeran Andrew dari Inggris akan mengundurkan diri dari tugas publiknya. Dia tersangkut skandal kontroversi seputar keterlibatannya dengan pakar keuangan Jeffrey Epstein, yang bunuh diri di penjara Agustus lalu.
 
Pernyataan Istana Buckingham, yang dirilis Rabu pagi waktu setempat, mengatakan skandal itu telah menjadi 'gangguan besar' bagi tugas keluarga kerajaan, dan bagi badan amal yang terkait Pangeran Andrew.
 
Dalam pernyataannya, adik laki-laki ahli waris takhta kerajaan Inggris Pangeran Charles ini meminta izin kepada Ratu Elizabeth II untuk mundur dari tugas publik. Sang Ratu pun mengizinkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya telah bertanya kepada Yang Mulia (Ratu) apakah dapat mundur dari tugas publik di masa mendatang? Dan dia telah memberikan izin kepadanya," kata dia.
 
Andrew mengatakan dia sangat menyesali keterikatannya dengan Jeffrey Epstein.
 
"Bunuh dirinya telah meninggalkan banyak pertanyaan yang tidak terjawab, terutama bagi para korban. Saya sangat bersimpati dengan semua orang yang telah terkena dampak," imbuh Andrew.
 
Pangeran Andrew, yang memiliki gelar Duke of York, membantah tuduhan ia berhubungan seks dengan remaja putri usia 17 tahun bersama Epstein. Pernyataannya dalam wawancara yang disiarkan di BBC pada Sabtu, 16 November lalu, dan menuai kecaman luas.
 
Andrew menyatakan ia tidak berbelas kasih kepada korban perdagangan seks yang diduga dilakukan Epstein. Epstein dinyatakan bersalah karena melakukan pelecehan seksual.
 
Ia tengah menunggu persidangan atas tuduhan baru terkait perdagangan seks anak ketika memutuskan membunuh dirinya sendiri di sel. Saat itu, Pangeran Andrew menyatakan kesediaannya membantu para penegak hukum untuk menyelidiki Epstein dan kaki-tangannya.
 
Andrew juga dinilai gagal mengungkapkan rasa simpatinya kepada puluhan perempuan yang dijadikan objek perdagangan seksual.
 
Sementara itu, Istana Buckingham belum berkomentar atas wawancara Andrew. Namun, seorang juru bicara mengatakan Pangeran Andrew akan melanjutkan pekerjaannya dalam mendukung kewirausahaan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan orang muda.
 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif