Aksi tidur di area terbuka di Times Square, New York, AS, Sabtu 7 Desember 2019. (Foto: AFP)
Aksi tidur di area terbuka di Times Square, New York, AS, Sabtu 7 Desember 2019. (Foto: AFP)

Dukung Tunawisma, Ribuan Orang Tidur di Area Terbuka

Internasional inggris
Willy Haryono • 08 Desember 2019 17:22
London: Ribuan orang menginap dan tidur di area terbuka sebagai bagian dari upaya penggalangan dana untuk membantu para tunawisma di banyak negara. Aksi ini dilakukan di beberapa kota besar dunia, seperti London, Edinburgh dan juga Cardiff.
 
Diestimasi ada lebih dari 50 orang yang ikut serta dalam aksi ini. Selain di kota-kota di Inggris, aksi juga dilakukan di New York, Brisbane dan Dublin.
 
Aksi ini diharapkan dapat menggalang dana hingga USD50 juta atau setara Rp701 miliar untuk membantu kelompok tunawisma.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di Lapangan Trafalgar di London, para peserta tidur di area terbuka di tengah suhu dingin sekitar 10 derajat Celcius dan juga guyuran hujan deras. Para peserta mengatakan kondisi dingin seperti ini dihadapi tunawisma pada setiap harinya.
 
Dame Louise Caset, perwakilan dari acara bertajuk World's Big Sleep Out, mengatakan kepada BBC bahwa dirinya berharap aksi massa ini mendapat perhatian luas masyarakat global.
 
"Hujannya begitu deras malam ini. Tapi kami melakukan aksi ini karena dunia memiliki masalah penyediaan tempat tinggal, masalah orang telantar dan pengungsi," kata Dame Louise, dilansir dari BBC, Minggu 8 Desember 2019.
 
"Merupakan sebuah kehormatan dapat berada di sini malam ini," lanjut dia.
 
Aktris Dame Helen Mirren membacakan dongeng sebelum tidur kepada mereka yang tidur di Lapangan Trafalgar. Di sisi lain lapangan, grup band Travis memainkan musik.
 
Sementara di Edinburg, aktor veteran Brian Cox berbicara kepada para peserta di West Princes Street Gardens. Di Times Square New York, bintang Hollywood Will Smith juga melakukan hal serupa. Di Cardiff, ratusan orang tidur di area kastil bersama bintang Ruth Jones.
 
World's Big Sleep Out diciptakan Josh Littlejohn, salah satu pendiri lembaga amal Social Bite. Lembaga tersebut telah dikunjungi beberapa selebritas, termasuk George Clooney dan Leonardo DiCaprio.
 
"Saya ingin mengirim pesan kepada seluruh pemimpin dunia agar mereka menerapkan kebijakan berbasis kasih sayang dan mencari solusi mengenai masalah tunawisma dan keimigrasian," ungkap Littlejohn.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif