Rusia Tuduh Ukraina Lakukan Manuver Berbahaya di Krimea
Menlu Rusia Sergey Lavrov di Lisbon, Portugal, 24 November 2018. (Foto: AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)
Moskow: Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menuduh Ukraina melakukan manuver "berbahaya" di Selat Kerch, Senin 26 November 2018. Pernyataan disampaikan terkait konfrontasi Rusia dengan tiga kapal Angkatan Laut Ukraina di perairan tersbeut.

Lavrov menegaskan Ukraina telah melanggar norma internasional dengan melakukan "metode berbahaya yang memicu ancaman serta risiko bagi pergerakan normal kapal-kapal di kawasan (Selat Kirch)."

Minggu 25 November, Rusia menaiki dan menyita tiga kapal AL Ukraina di Selat Kirch yang berada di perairan Krimea. Krimea adalah wilayah yang telah dianeksasi Rusia dari Ukraina beberapa tahun lalu.


Baca: Rusia Tembak Kapal Perang Ukraina, Picu Krisis Terbaru

Dalam insiden tersebut, Rusia sempat beberapa kali menembaki tiga kapal Ukraina. Moskow menuduh Kiev memasuki wilayah perairan secara ilegal.

Ukraina merespons dan mendesak agar ketiga kapal beserta semua kru dikembalikan ke Kiev. Ukraina juga meminta semua negara mitra untuk merespons Rusia, salah satunya dengan cara menjatuhkan atau meningkatkan sanksi.

Menurut Lavrov, seperti dikutip dari kantor berita AFP, insiden di Selat Kerch adalah "provokasi nyata" dari Kiev. Ia juga menuduh Uni Eropa selama ini "secara buta" mendukung Ukraina.

"Kami menyerukan kepada para pendukung Kiev di Barat untuk menenangkan mereka yang berusaha mendapatkan keuntungan politis dari histeria militer ini," tegas Lavrov, merujuk pada insiden di Kerch yang terjadi menjelang pemilihan umum di Ukraina tahun depan.

Konfrontasi Rusia dan Ukraina ini meningkatkan kekhawatiran akan adanya peningkatan ketegangan militer antar kedua negara. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menggelar sesi pertemuan darurat untuk merespons konfrontasi tersebut.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id