Sebuah helikopter terbang di dekat desa Bondo, area pegunungan Alpen Swiss, 25 Agustus 2017. (Foto: AFP/MIGUEL MEDINA)
Sebuah helikopter terbang di dekat desa Bondo, area pegunungan Alpen Swiss, 25 Agustus 2017. (Foto: AFP/MIGUEL MEDINA)

Kecelakaan di Pegunungan Alpen, Lima Pendaki Jerman Tewas

Marcheilla Ariesta • 28 Agustus 2017 14:01
medcom.id, Wina: Lima pendaki asal Jerman tewas usai mengalami kecelekaan di Pegunungan Alpen wilayah Austria. Seorang pendaki lainnya juga dilaporkan mengalami luka parah dalam insiden tersebut. 
 
Lima helikopter penyelamat sudah dikirim untuk mengevakuasi para korban yang berada di ketinggian 9.500 kaki di atas laut.
 
Dilansir laman BBC, Senin, 28 Agustus 2017, para korban mendaki gunung dengan satu tali. Di tengah pendakian, salah satu dari mereka terpeleset dan membawa pendaki lainnya ikut terjatuh. Mereka terjatuh sejauh 200 meter, sebelum akhirnya masuk ke jurang yang dalam.

Hanya satu pendaki yang selamat, meski dirinya mengalami luka parah. Korban selamat dilarikan ke rumah sakit di Salzburg, yang berlokasi sekitar 80 kilometer dari lokasi kejadian.
 
Pejabat lokal menyebutkan, para korban tewas berada di wilayah Mannlkarscharte dekat Krimml. Area tersebut diketahui memiliki medan berat, sehingga jasad para pendaki sulit dievakuasi.
 
"Kami menduga sebuah tali terlepas dan mengakibatkan mereka semua terjatuh," kata Anton Voithofer, kepala Palang Merah setempat.
 
Tiga dari pendaki yang tewas diyakini berusia 60-an. Sementara dari kartu identitasnya, pendaki yang terluka berumur 70 tahun.
 
Insiden kali ini dipercaya sebagai yang paling mematikan sepanjang musim pendakian Alpen pada 2017. 
 
Sementara itu di tempat berbeda, tiga warga Italia diduga tewas tertimbun glasier di Taman Ademello Brenta, Pegunungan Alpen wilayah Italia. Dugaan tersebut berasal dari pengakuan dua pendaki yang berhasil selamat dari longsoran es tersebut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan