Banyak demonstran mengenakan masker dan topeng saat mengepung markas kepolisian di Barcelona, Spanyol, Sabtu 26 Oktober 2019. (Foto: AFP / Josep LAGO)
Banyak demonstran mengenakan masker dan topeng saat mengepung markas kepolisian di Barcelona, Spanyol, Sabtu 26 Oktober 2019. (Foto: AFP / Josep LAGO)

Bentrokan Meletus di Barcelona usai Demonstrasi Damai

Internasional referendum catalonia
Willy Haryono • 27 Oktober 2019 10:28
Barcelona: Kepolisian Spanyol terlibat bentrok dengan demonstran di Barcelona dalam kelanjutan aksi protes mengecam dijebloskannya sembilan tokoh separatis Catalonia ke penjara.
 
Bentrokan terjadi pada Sabtu 26 Oktober malam waktu setempat, setelah lebih dari 350 ribu orang berunjuk rasa damai di Barcelona sepanjang siang hingga petang. Banyak dari pedemo mengibarkan bendera Catalonia selama berlangsungnya aksi damai.
 
Memasuki malam hari, ratusan simpatisan separatis Catalonia -- mayoritas mengenakan masker -- mengepung markas kepolisian nasional di Barcelona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Polisi menggunakan pentungan dalam usaha membubarkan aksi protes, sedangkan demonstran membalasnya dengan melemparkan botol, batu dan bahkan peluru karet.
 
Aksi protes pada malam hari dimotori CDR, sebuah grup pro-kemerdekaan Catalonia yang dikenal lebih cenderung bersikap frontal, termasuk menyerbu ke gedung parlemen regional.
 
sementara unjuk rasa damai pada siang hari digerakkan sejumlah grup akar rumput yang ingin menciptakan negara baru lewat jalur resmi.
 
"Kami tidak dapat menerima bahwa (sembilan tokoh separatis) telah divonis sembilan hingga 13 tahun penjara hanya karena membela aspirasi warga Catalonia," ujar presiden grup akar rumput ANC, Elisenda Paluzie, dikutip dari Sky News, Minggu 27 Oktober 2019.
 
Dalam sepekan terakhir, sejumlah demonstran telah melempari petugas dengan bom molotov, cairan asam dan juga beton. Mereka juga telah membakar ratusan tempat sampah serta menggunakan paku untuk merusak kendaraan polisi.
 
Beberapa pedemo bahkan melempari kembang api ke sebuah helikopter aparat. Tidak ada kerusakan serius dalam insiden tersebut.
 
Sembilan tokoh separatis Catalonia telah divonis sembilan hingga 13 tahun penjara atas upaya mendeklarasikan kemerdekaan pada 2017. Empat dari mereka juga didakwa menyalahgunakan dana publik.
 
Vonis penjara pada 14 Oktober tersebut telah memicu aksi protes di Barcelona dan beberapa kota lainnya di Spanyol. Sejauh ini, bentrokan yang meliputi aksi protes terkait Catalonia telah melukai lebih dari 500 orang, termasuk polisi.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif