Kondisi sekelompok imigran yang dibawa Carola Rackete ke Lampedusa, Italia, 29 Juni 2019. (Foto: AFP/LOCAL TEAM/ANAELLE LE BOUEDEC)
Kondisi sekelompok imigran yang dibawa Carola Rackete ke Lampedusa, Italia, 29 Juni 2019. (Foto: AFP/LOCAL TEAM/ANAELLE LE BOUEDEC)

Tabrak Patroli Italia, Kapten Kapal Imigran Ditangkap

Internasional imigran gelap italia
Arpan Rahman • 30 Juni 2019 12:02
Roma: Kapten kapal Sea-Watch 3, Carola Rackete, ditangkap otoritas dan terancam vonis penjara usai mendaratkan sekelompok imigran ilegal ke wilayah Italia. Dalam upayanya mencapai Italia, Rackete sempat menabrak sebuah kapal patroli polisi.
 
Juru bicara Sea-Watch Ruben Neugabauer mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa sang kapten ditangkap saat kapalnya memasuki pelabuhan Lampedusa tanpa izin pada Jumat 28 Juni.
 
Rackete, yang disebut Menteri Dalam Negeri Italia Matteo Salvini sebagai "orang yang sangat mengganggu," terancam vonis tiga hingga 10 tahun penjara. Salvini menyebut perempuan 31 tahun itu telah melakukan "aksi kriminal" dan pantas untuk dijebloskan ke balik jeruji besi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Alasan kemanusiaan tidak dapat dijadikan pembenaran atas aksi kekerasan terhadap para petugas di lautan," ucap seorang jaksa penuntut umum Italia, Luigi Patronaggio, dikutip dari laman AFP, Sabtu 29 Juni 2019.
 
Pengacara Rackete, Leonardo Marino, mengatakan kepada awak media bahwa kliennya akan hadir di hadapan jaksa dalam kurun waktu 48 jam usai dirinya ditangkap. Menurut keterangan sejumlah sumber kepolisian di Italia, Rackete telah meminta maaf atas tindakannya menabrak sebuah kapal polisi.
 
"Kami berusaha mencegah (kapal Sea-Watch 3) yang hendak memasuki pelabuhan. Jika kami tidak menghindar, mungkin (Sea Watch-3) akan menghancurkan kapal kami," tutur seorang polisi dalam video yang beredar di media sosial Italia.
 
Saat ditangkap di Lampedusa, Rackete dipuji sejumlah orang atas keberaniannya menyelamatkan dan membawa puluhan imigran. Namun ada juga sebagian orang yang menyerukan agar Rackete segera diproses hukum.
 
Sementara itu, 40 imigran yang dibawa Rackete ke Italia diizinkan berlabuh dan langsung dibawa ke sebuah pusat resepsi. Dari Italia, mereka akan diproses dan berpotensi dikirim ke negara lain, seperti Prancis, Jerman, Finlandia, Luxembourg atau Portugal.
 
Baca:30 Imigran Tewas dalam Kapal di Perairan Italia

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif