Iklan Junk Food Dilarang di Transportasi London
Iklan makanan cepat saji akan dilarang di London. (Foto: Shutterstock).
London: Pemerintah Kota London akan melarang beredarnya iklan junk food di seluruh jaringan transportasi umum. Larangan tersebut akan mulai berlaku pada Februari 2019.

Larangan diperintahkan Wali Kota Lodon Sadiq Khan. Menurut dia, kebijakan ini untuk mengurangi obesitas pada penduduk.

Iklan junk food ini akan mencakup makanan dan minuman non-alkohol yang tinggi lemak, garam dan gula. Produk ini termasuk cokelat batangan, minuman manis dan burger.


"Sudah jelas iklan memainkan peran besar dalam pilihan yang kita buat. London menunjukkan dukungan luar biasa untuk larangan iklan junk food dan minuman di jaringan transportasi," katanya, dilansir dari laman CNN, Jumat 23 November 2018.

Menurut Khan, kaum muda London berisiko terkena obesitas sehingga akan menjadi tekanan pada layanan kesehatan. Dari hasil penelitian, tingkat kelebihan berat badan di London memang yang tertinggi di Eropa.

Hampir 40 persen anak-anak berusia 10 hingga 11 tahun mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. Sekitar 7.000 kaum muda Inggris menderita penyakit yang terkait langsung dengan obesitas.

"Kami menantikan pembatasan ini mulai berlaku tahun depan dan berharap sistem transportasi lain di seluruh Inggris memperhatikannya," pungkas dia.



(LDS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id