Diplomasi Harimau Sumatera Pererat Hubungan RI-Jerman
Harimau Sumatera yang ada di Kebun Binatang Tierpark Berlin. (Foto: Dok. KBRI Berlin)
Berlin: Kedekatan hubungan Indonesia dan Jerman kini lebih lengkap. Tak hanya gencar di bidang diplomasi ekonomi, diplomasi lewat harimau pun dikembangkan.

Empat anak harimau Sumatera lahir di Kebun Binatang Tierpark, Berlin, Jerman, pada 4 Agustus lalu. Keempatnya adalah keturunan pertama dari pasangan Harimau Sumatera bernama Harfan (10 tahun) dan Mayang (7 tahun) yang dititipkan Pemerintah Indonesia di Tierpark pada Desember 2013 silam.

Empat bayi harimau Sumatera ini lantas dipamerkan kepada pengunjung. Dengan statusnya sebagai pinjaman kepada Tierpark, anak-anak harimau ini tetap berstatus milik Pemerintah Indonesia.


"Pelestarian harimau Sumatera di Tierpark adalah simbol kedekatan hubungan antara Indonesia dan Jerman. Upaya yang telah dilakukan Tierpark adalah kontribusi nyata dalam mendukung misi Indonesia melestarikan harimau Sumatera," kata Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno, dalam keterangan tertulis KBRI Berlin kepada Medcom.id, Jumat 23 November 2018.

"Kita menargetkan pada tahun 2022 nanti dapat menggandakan populasi Harimau Sumatera," lanjut dia.


Dubes RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno (kiri)/KBRI Berlin

Sementara itu, Direktur Kebun Binatang Tierpark Andreas Knieriem mengatakan, lahirnya empat anak harimau ini memiliki arti tersendiri bagi Tierpark Berlin.

Tak hanya membantu pelestariannya, akan tetapi keunikan yang dimiliki Harimau Sumatera akan mengundang pengunjung untuk lebih mengenal Indonesia yang memiliki kekayaan beragam.

Rencananya pada tahun depan, keempat anak harimau ini akan dipindahkan ke habitat baru yaitu Tierparks New Rainforest House yang berlokasi di Gedung Alfred Brehm.

Habitat ini didesain sedemikan rupa mirip dengan hutan hujan yang selalu hijau seperti di Indonesia. Harapannya, para anak harimau bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Populasi harimau Sumatera diperkirakan meningkat dari 400 ekor menjadi 600 ekor pada 2018. Pemerintah Indonesia saat ini juga sedang mencanangkan program untuk dapat menghitung secara persis jumlah populasi Harimau Sumatera di hutan-hutan yang telah ditetapkan sebagai fokus pelestarian satwa.  




(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id