Seorang wanita menyalakan dupa, 26 Oktober 2019, di depan foto Bui Thi Nhung, perempuan yang diduga termasuk dalam 39 jasad dalam truk di Essex, Inggris. (Foto: AFP/NHAC NGUYEN)
Seorang wanita menyalakan dupa, 26 Oktober 2019, di depan foto Bui Thi Nhung, perempuan yang diduga termasuk dalam 39 jasad dalam truk di Essex, Inggris. (Foto: AFP/NHAC NGUYEN)

Komunitas Vietnam di London Doakan 39 Korban Kasus Truk

Internasional inggris vietnam
Arpan Rahman • 03 November 2019 19:09
London: Komunitas Vietnam di London beramai-ramai berkumpul untuk mengikuti acara duka cita dalam mengenang 39 orang yang ditemukan tewas dalam sebuah truk di Essex, Inggris.
 
Acara duka cita pada Sabtu 2 November malam diikuti lebih dari 100 orang di gereja Church of the Holy Name and Our Lady of the Sacred Heart di London timur.
 
Deretan lilin membentuk angka "39" disusun rapi di kaki altar gereja sebelum acara kebaktian sekaligus duka cita digelar. Gereja Church of the Holy Name and Our Lady of the Sacred Heart diketahui sering didatangi komunitas Vietnam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hari ini kita berkumpul untuk mengenang mereka yang telah pergi meninggalkan kita semua," kata Pendeta Simon Nguyen.
 
"Orang-orang ini dulunya pernah tinggal bersama kita, pernah makan bersama kita. Hari ini, mereka semua sudah tidak bersama kita," lanjutnya, dikutip dari Daily Telegraph, Minggu 3 November 2019.
 
Jumat 1 November, Kepolisian Essex mengumumkan bahwa mereka meyakini bahwa semua korban kasus jasad dalam truk berasal dari Vietnam. Awalnya, saat kasus ini terungkap pada 23 Oktober, polisi menyebut semua korban berasal dari Tiongkok.
 
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam menyebut kasus 39 jasad dalam truk di Essex sebagai sebuah "tragedi kemanusiaan serius."
 
Kedutaan Besar Vietnam di London telah mengeluarkan pernyataan duka atas ksaus tersebut. Kedubes Vietnam berjanji akan memulangkan para korban jika identitas mereka semua telah dapat dipastikan.
 
Polisi menyerukan kepada semua orang yang memiliki informasi terkait identitas korban untuk segera melapor agar proses identifikasi dapat lebih cepat diselesaikan.
 
Mengenai kasus penemuan jasad ini, Kedubes Vietnam mengecam keras aktivitas sindikat penyelundupan manusia dan keimigrasian ilegal yang menelan banyak korban jiwa.
 
"Vietnam akan bekerja sama dengan Inggris dalam menyeret para kriminal ini ke hadapan hukum. Kami juga akan mencari langkah-langkah efektif untuk mencegah tragedi serupa terulang di masa mendatang," ungkap Kedubes Vietnam di London.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif