Kapal tempat ditemukannya 25 imigran gelap bersandar di pelabuhan Vlaardingen, Belanda, 19 November 2019. (Foto: AFP/ANP/MARCO DE SWART)
Kapal tempat ditemukannya 25 imigran gelap bersandar di pelabuhan Vlaardingen, Belanda, 19 November 2019. (Foto: AFP/ANP/MARCO DE SWART)

25 Imigran Ditemukan dalam Kontainer Pendingin di Belanda

Internasional imigran gelap belanda
Willy Haryono • 20 November 2019 08:14
Rotterdam: Sebanyak 25 imigran ditemukan dalam kontainer pendingin di sebuah kapal feri yang sedang berlayar dari Belanda menuju Inggris, Selasa 19 November 2019.
 
Kapal kargo tujuan Felixstowe itu berbalik arah ke pelabuhan Vlaardingen usai penemuan 25 imigran. Para imigran mendapat perawatan medis di pelabuhan, dan dua di antaranya dibawa ke rumah sakit atas dugaan hipotermia.
 
Penemuan 25 imigran terjadi satu bulan usai 39 warga Vietnam ditemukan tewas dalam sebuah truk pendingin di Inggris. Tragedi tersebut kembali memperlihatkan bahaya besar yang mengancam imigran gelap tujuan Eropa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sejumlah orang ditemukan di dalam kontainer pendingin. Kapal itu sudah bertolak pulang ke pelabuhan," tulis Badan Urusan Darurat Rotterdam di Twitter, disitat dari AFP.
 
"Kami menerima pesan dari kapal tersebut yang mengatakan tidak ada korban meninggal. Dua imigran dibawa ke rumah sakit, dan 23 lainnya dipindahkan ke kantor polisi usai pemeriksaan medis," sambungnya.
 
Dalam artikel di surat kabar De Telegraaf, operator kapal DFDS mengatakan bahwa 25 imigran itu ditemukan dalam kontainer sebuah truk trailer. Sopir truk yang membawa kontainer itu telah ditahan polisi.
 
Hingga saat ini otoritas Belanda belum mengumumkan kewarganegaraan 25 imigran tersebut.
 
"Semakin banyak orang yang mencoba menyeberangi Terusan (Inggris). Mereka tidak takut akan mengalami nasib serupa seperti para imigran Vietnam," kata Wali Kota Vlaardingen, Annemiek Jetten, merujuk pada tragedi di Essex, Inggris.
 
"Saya rasa banyak orang putus asa yang terus mencoba (mencapai Eropa), meski peristiwa tragis belum lama ini terjadi di Inggris," lanjut dia kepada radio NOS.
 
Ia menduga banyak orang mencoba mencapai Inggris sebelum aturan keimigrasiannya menjadi lebih ketat setelah Brexit terjadi tahun depan.
 
Sementara itu dalam peristiwa terpisah, polisi perbatasan Belanda menghentikan sebuah bus yang membawa 65 warga Moldova. Mereka semua, termasuk sejumlah anak-anak, mengaku ingin mengajukan permohonan suaka.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif