Polisi mengemudikan truk tempat ditemukannya 39 jasad imigran di Essex, Inggris, pada 23 Oktober 2019. (Foto: AFP/BEN STANSALL)
Polisi mengemudikan truk tempat ditemukannya 39 jasad imigran di Essex, Inggris, pada 23 Oktober 2019. (Foto: AFP/BEN STANSALL)

Polisi Buru Dalang Kasus 39 Jasad dalam Truk di Inggris

Internasional imigran gelap inggris
Arpan Rahman • 30 Oktober 2019 16:01
Essex: Polisi memburu seorang warga Vietnam yang diduga merupakan dalang di balik kasus penemuan 39 jasad imigran di sebuah truk di Essex, Inggris.
 
Surat kabar Daily Mirror mengklaim mengetahui fakta adanya sebuah gugus tugas khusus yang sedang mencari seorang pria bernama Truong. Pria tersebut diyakini telah meraup untung hingga jutaan dolar dari banyak keluarga di Vietnam.
 
Otoritas provinsi Ha Tinh dan juga Nghe An meyakini Truong adalah kepala dari sebuah "sindikat global" penyelundupan manusia yang berbasis di Vietnam. Ha Tinh dan Nghe An adalah dua provinsi yang diyakini sebagai wilayah asal dari 24 korban tewas di Essex.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Awalnya otoritas Inggris meyakini semua korban tewas di Essex berasal dari Tiongkok. Namun selang beberapa waktu, London menyebut mayoritas korban berasal dari Vietnam.
 
"Sindikat ini selalu menyembunyikan aktivitas mereka, namun dikenal di tengah masyarakat," ujar seorang sumber kepada Daily Mirror.
 
"Saat ini mereka terus mengancam keluarga dari para imigran yang diselundupkan (ke Inggris) agar tetap bungkam. Namun polisi terus menyelidiki dan menelusuri operasi penyelundupan manusia yang digerakkan Truong," lanjutnya, dilansir dari Daily Mirror, Rabu 30 Oktober 2019.
 
Daily Mirror sempat bertanya ke sejumlah orang di provinsi Nghe An mengenai Truong. Daily Mirror mendapatkan informasi bahwa Truong telah menerima pembayaran USD22 ribu atau setara Rp309 juta dari orang tua Pham Thi Tra My, salah satu warga Vietnam yang diduga kuat termasuk dalam deretan 39 jasad di Essex.
 
Uang Rp309 juta itu disebut Daily Mirror merupakan bagian dari total USD40 ribu (setara 561,7 juta) yang diminta Truong sebagai biaya menyelundupkan Pham ke Inggris.
 
Saudara Pham mengatakan wanita berusia 26 tahun itu sudah pernah mencoba masuk ke Inggris, namun gagal. Perjalanan Pham yang berakhir tragis ini adalah percobaan keduanya.
 
Akhir pekan kemarin, seorang sopir didakwa pasal pembunuhan atas kasus penemuan 39 jasad dalam truk di Essex. Maurice Robinson, 25, ditangkap polisi usai jasad 31 pria dan delapan wanita ditemukan di Essex pada Rabu 23 Oktober.
 
Ia juga menghadapi sejumlah dakwaan lain, yakni penyelundupan manusia, keimigrasian ilegal dan pencucian uang.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif