Konsulat Turki di Rotterdam, Belanda. (Foto: AFP)
Konsulat Turki di Rotterdam, Belanda. (Foto: AFP)

Turki Tangguhkan Hubungan Diplomatik dengan Belanda

Sonya Michaella • 14 Maret 2017 09:28
medcom.id, Ankara: Turki menegaskan akan menangguhkan hubungan diplomatik tingkat tingginya dengan Belanda setelah Belanda mencegat Menteri Luar Negeri-nya mendarat di Rotterdam.
 
Selain itu, Turki juga mengeluarkan sanksi untuk Belanda di mana diplomat Belanda dilarang melakukan penerbangan diplomatik ke Turki.
 
"Kami melakukan apa yang mereka lakukan ke kami. Kami tidak mengizinkan pesawat yang membawa diplomat atau utusan Belanda mendarat di Turki atau melewati wilayah udara kami," kata Wakil Perdana Menteri Turki, Numan Kurtulmus dalam konferensi persnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka menciptakan krisis ini dan harus bertanggung jawab untuk memperbaikinya," lanjutnya lagi.
 
Dilansir Reuters, Selasa 14 Maret 2017, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, saat ini sedang mencari dukungan jelang referendum Turki di mana posisinya akan dipertaruhkan. Pencarian dukungan ini dilakukan pemerintahannya lewat warga Turki yang tinggal di Belanda.
 
Kurtulmus, yang juga menjabat sebagai juru bicara pemerintah, bahkan mengancam memo kesepakatan Turki untuk menghentikan arus pendatang ke Eropa di mana perjanjian ini mungkin akan dievaluasi kembali.
 
"Pertemuan tingkat tinggi pemerintah akan ditangguhkan sampai Belanda menebus kesalahannya," tutur dia lagi.
 
Erdogan pun sempat mengancam akan membawa Belanda ke Pengadilan HAM Eropa terkait pelarangannya terhadap kedatangan Menlu Turki.
 
Turki juga memanggil perwakilan Belanda untuk membicarakan larangan ini, serta tindakan polisi Belanda terhadap demonstran Turki di Rotterdam, Minggu lalu.
 
 
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif