Ilustrasi militan (Foto:Medcom.id)
Ilustrasi militan (Foto:Medcom.id)

Jerman Tangkap 12 Orang Sayap Kanan Perencana Teror

Internasional teror
Whisnu Mardiansyah • 15 Februari 2020 03:00
Berlin:Polisi di Jerman menangkap 12 orang dari kelompok sayap kanan yang diduga merencanakan serangan teror ke muslim, pengungsi dan pencari suaka. Salah satu yang ditangkap ialah seorang perwira di kepolisian.
 
Seperti dilansir AFP Jumat 14 februari 2020, penangkapan ini dari hasil penggerebekan di 13 lokasi di enam negara bagian Jerman. Seperti sumber Kementerian Dalam Negeri dan Jaksa Penuntut.
 
Keempat tersangka utama berencana untuk memicu situasi seperti perang saudara melalui serangan. Serangan menyasar ke politisi, pencari suaka dan muslim. Kata jaksa federal dalam sebuah pernyataan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Delapan tersangka lainnya dituduh sebagai penyokong finansial kelompok itu. Termasuk pemasok senjata untuk melancarkan aksinya nanti.
 
Untuk merencanakan serangan mereka, kelompok itu diduga mengadakan pertemuan rutin yang dikoordinasikan dan diorganisir oleh dua tersangka utama yang hanya disebut Werner dan Tony. Semua tersangkawarga negara Jerman.
 
Aparat keamanan Jerman memberi perhatian khusus kepada kelompk ekstrem sayap kanan semenjakpembunuhan politisi lokal konservatif Walter Luebcke Juni lalu dan serangan Oktober di sebuah sinagog di kota timur Halle. Tersangka yang ditangkap memiliki hubungan dengan kelompok ekstrem sayap kanan.
 
Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer mengumumkan Desember tahun kemarin 600 pos baru di kepolisian federal dan layanan keamanan domestik untuk melacak ancaman ekstrem kanan. Ancaman teror dari kelompok ini semakin meningkat.
 
Polisi Federal Jerman mengidentifikasi 48 orang ekstrem sayap kanan sebagai individu berbahaya yang berpotensi melakukan aksi teror.Seorang juru bicara Kanselir Angela Merkel, mengatakan ancaman untuk menyerang lembaga-lembaga Islam di Jerman adalah perilaku keji.
 
"Kami sebagai pemerintah federal merasa berkewajiban untuk memastikan bahwa siapa pun di Jerman dapat mempraktikkan agama mereka dalam batas-batas tatanan hukum kami," kata Steffen Seibert pada konferensi pers pemerintah.

 

(WHS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif