Para delegasi PT KAI dan ALSTOM serta Dubes RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno membahas kerja sama kereta api hidrogen. (Foto: Dok. KBRI Berlin).
Para delegasi PT KAI dan ALSTOM serta Dubes RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno membahas kerja sama kereta api hidrogen. (Foto: Dok. KBRI Berlin).

PT KAI-ALSTOM Jerman Jajaki Kerja Sama Kereta Api Hidrogen

Internasional indonesia-jerman
Marcheilla Ariesta • 20 Juni 2019 19:00
Berlin: PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) akan menjajaki kerja sama kereta api berbahan bakar hidrogen dengan ALSTOM Jerman. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut kunjungan Direktur Utama PT KAI pada Maret lalu.
 
Dalam pertemuan tersebut, PT KAI telah menyampaikan draft Nota Kesepahaman (MoU) kepada pihak ALSTOM. Draft ini merupakan titik awal untuk menyiapkan implementasi dari kerja sama kedua pihak.
 
"Ini wujud keseriusan kita untuk memulai kerja sama. Kita sudah sampaikan draft MoU-nya, dan ALSTOM akan sampaikan tanggapan. Target kita, saat kunjungan delegasi ALSTOM ke Indonesia nanti, MoU sudah bisa ditandatangani," tutur Wakil Presiden Kerja Sama dan Kebijakan Bisnis Baru PT KAI, Aloysius Guntur Setyawan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari pernyataan tertulis KBRI Berlin, Kamis, 20 Juni 2019, Dubes RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno mengatakan kerja sama ini bagian dan babak baru hubungan Indonesia-Jerman untuk industri ramah lingkungan.
 
"Kalau pada tataran pemerintah, kita fokus di strategi dan kebijakan. Di tingkat swasta kita dorong proyek kerja samanya," kata Dubes Havas.
 
"Apa yang disepakati oleh PT KAI dan ALSTOM jadi bentuk nyata dari strategi dan kebijakan yang kita upayakan sejauh ini, khususnya untuk teknologi ramah lingkungan. Setelah pertemuan ini, tentu kedua pihak akan mendetailkan aspek teknisnya," imbuh dia.
 
Dari pertemuan tersebut, pihak ALSTOM juga menyampaikan keinginan untuk berkunjung ke Indonesia. Menurut dia, RI merupakan negara Asia pertama yang secara serius menunjukkan ketertarikan terhadap kereta hidrogen.
 
"Dalam waktu yang tidak lama, kita berencana akan berkunjung ke Indonesia. Selain untuk membahas aspek teknis lebih jauh, kita juga ingin melakukan survey lapangan untuk lokasi proyek kereta hidrogen ini," kata ketua delegasi ALSTOM, Jorg Nikutta.
 
Kereta hidrogen yang akan dikerjasamakan antara PT KAI dan ALSTOM merupakan teknologi ramah lingkungan. Pengoperasian kereta ini menggunakan elektrifikasi dari proses kombinasi hidrogen dan oksigen.
 
Dengan teknologi ini, emisi yang dikeluarkan adalah air. Bahan baku utama yang digunakan adalah hidrogen yang berasal dari biomass ataupun sumber-sumber energi berkelanjutan seperti energi angin dan matahari. Kehadiran kereta hidrogen di Indonesia dapat menjadi bagian dari pembangunan sektor transportasi yang berkelanjutan.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif