Presiden AS Donald Trump tiba di Gedung Putih usai menghadiri sebuah acara ekonomi di Minnesota, 15 April 2019. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
Presiden AS Donald Trump tiba di Gedung Putih usai menghadiri sebuah acara ekonomi di Minnesota, 15 April 2019. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Prancis Tolak Ide Trump Terkait Kebakaran Notre Dame

Internasional Kebakaran Notre Dame
Willy Haryono • 16 April 2019 06:31
Washington: Presiden Amerika Serikat menyebut kebakaran di Katedral Notre Dame di Prancis sangat "mengkhawatirkan" dan dirinya menyarankan ada semacam 'tanker udara' untuk memadamkan api. Prancis menolak ide tersebut.
 
"Kebakaran di Katedral Notre Dame di Paris sangat mengkhawatirkan. Mungkin tanker udara dapat digunakan untuk memadamkan api. Tindakan cepat harus segera dilakukan!" tulis Trump di akun Twitter, dikutip dari laman AFP, Senin 15 April 2019.
 
Api merambat dengan cepat di hampir seluruh bagian katedral bergaya gotik yang berlokasi di jantung kota Paris. Puncak menara Notre Dame roboh dalam kebakaran ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyebab pasti kebakaran belum dapat dikonfirmasi. Namun dalam beberapa bulan terakhir, Notre Dame sedang dalam proses restorasi.
 
Merespons tulisan Trump, Badan Perlindungan Sipil Prancis menyinggung mengenai 'tanker udara' yang merujuk pada metode mengguyurkan air dalam jumlah besar seperti pada peristiwa kebakaran hutan.
 
"Ratusan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Paris bekerja keras agar dapat mengendalikan api #NotreDame," ungkap pernyataan resmi Badan Perlindungan Sipil Prancis.
 
"Segala cara dilakukan, kecuali dengan pesawat bom air. Jika itu digunakan, maka keseluruhan struktur katedral dapat roboh," lanjutnya.
 
Prancis Tolak Ide Trump Terkait Kebakaran Notre Dame
Kebakaran di Gereja Notre Dame. (Foto: AFP/FABIEN BARRAU)
 
Sementara itu dalam pidatonya di Minnesota terkait isu ekonomi, Trump menyebut kebakaran Notre Dame sebagai "salah satu bencana besar." Ia mengaku khawatir saat melihat tayangan kebakaran Notre Dame selama penerbangannya ke Minnesota.
 
"(Notre Dame) terbakar hebat dalam level yang jarang sekali terlihat," tutur Trump kepada hadirin.
 
Katedral Notre Dame dikenal dipenuhi benda seni berharga. Wakil Wali Kota Paris Emmanuel Gregoire mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran telah memasuki katedral dan telah menyelamatkan beberapa karya seni.
 
Tetapi mereka terpaksa menarik diri dari nyala api yang menyebar dengan cepat sehingga tidak dapat menyelamatkan barang seni tersisa. Ratusan orang berkumpul di tepi Sungai Seine menyaksikan peristiwa tersebut. Mereka menangis dan berdoa agar api dari katedral bisa cepat padam.
 
Katederal Katolik abad pertengahan ini merupakan salah bangunan bersejarah yang paling banyak dikunjungi di Eropa. Nama Notre Dame makin terkenal setelah masuk dalam novel karya Victor Hugo, ‘The Hunchback of Notre Dame.'
 
Baca:Api Melalap Katedral Notre Dame di Paris
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif