18 Warga Arab Saudi Dilarang Masuk Prancis
Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. (Foto: AFP)
Paris: Pemerintah Prancis memberikan sanksi terhadap 18 warga Arab Saudi yang diduga terkait dengan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Salah satunya mereka dilarang masuk ke Prancis.

"18 warga Arab Saudi yang terkait pembunuhan, dilarang masuk ke wilayah Prancis dan seluruh wilayah Schengen di Eropa," sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Prancis, dikutip dari France24, Jumat 23 November 2018.

"Prancis juga meminta agar semua penyelidikan dilakukan dan otoritas Arab Saudi harus melakukannya dengan transparan," lanjut pernyataan itu.


Larangan perjalanan bagi 18 warga Arab Saudi tersebut sama dengan sanksi yang diberikan Jerman pada awal pekan ini.

Baca: Trump Enggan Dengarkan Rekaman Pembunuhan Khashoggi

Jerman juga memberlakukan larangan tersebut secara efektif membatasi mereka untuk memasuki 26 negara Eropa di dalam wilayah bebas visa Schengen.

Otoritas Turki mengklaim telah mendapatkan dua rekaman sebagai alat bukti. Masing-masing rekaman terjadi sebelum dan saat Khashoggi dibunuh di dalam Konsulat Arab Saudi di Istanbul, 2 Oktober 2018.

Surat kabar The Washington Post menyebut CIA merilis temuannya usai mengejar beberapa sumber intelijen. Salah satu sumber itu adalah panggilan telepon antara adik Pangeran Mohammed -- Duta Besar Arab saudi untuk AS -- dengan Khashoggi.

Dubes Pangeran Khaled bin Salman disebutkan telah meyakinkan Khasoggi bahwa sang jurnalis akan aman saat datang ke konsulat di Istanbul untuk mengambil sejumlah dokumen.




(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id