Bertemu Pence, Putin Bantah Intervensi Pemilu AS
Wapres AS Mike Pence (tengah) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) di sela-sela KTT ASEAN . (Foto: AFP/ROSLAN RAHMAN)
Moskow: Presiden Vladimir Putin kembali membantah keterlibatan Rusia dalam pemilihan umum Amerika Serikat 2016. Bantahan kali ini dilayangkan kepada Wakil Presiden AS Mike Pence.

Keduanya sempat bertemu dan berdiskusi singkat di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Singapura beberapa waktu lalu. Juru bicara pemerintah Rusia Dmitry Peskov mengatakan Pence memulai pembicaraan saat sedang bersama Putin.

"Pence memulai percakapan mengenai hal tersebut selama 10 menit. Orang Amerika terus menyinggung masalah intervensi pemilu ini," kata Peskov kepada sebuah saluran televisi Rusia, seperti dikutip dari kantor berita AFP, Senin 19 November 2018.


"Rusia juga berulang kali mengatakan, 'Mengapa Anda tidak juga mengerti, bagaimana cara kami menjelaskan kepada Anda bahwa Rusia tidak terlibat dan tidak bisa melakukan apa-apa dengan urusan dalam negeri atau proses elektoral negara lain," lanjut dia.

Peskov menekankan kata-kata Putin tersebut sudah disampaikan kepada Pence. Ia berharap kata-kata Putin itu akan disampaikan kembali oleh Pence ke "kepala negara Amerika."

Rusia dituduh memanipulasi pemilu AS 2016 melalui kampanye propaganda yang memenangkan Donald Trump. Saat ini tim investigator AS masih menjalankan pemeriksaan mengenai dugaan adanya kolusi antara beberapa agen Rusia dengan tim kampanye Trump.

Trump selalu membantah ada intervensi dari Rusia. Namun dia mendapat sejumlah kecaman karena dinilai kurang bersikap tegas saat bertemu Putin di Helsinki pada Juli lalu.

Putin dan Trump dijadwalkan bertemu dalam KTT G20 di Argentina pada akhir bulan ini.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id