"Pelaku sepertinya tidak ada kaitan dengan upaya serangan dari kelompok ekstrimis," ujar pihak Kepolisian Prancis, seperti dikutip AFP, Sabtu (17/1/2015).
Adapun pelaku penyanderaan di kantor pos wilayah Colombes, Paris tersebut membawa senjata lengkap. Dia mempersenjatai dirinya dengan granat dan senapan serbu Kalashnikov.
Polisi memastikan dua korban sandera selamat dalam kejadian ini. Sementara pelaku menyerahkan diri.
Menurut laporan BFM TV, drama penyanderaan ini tidak terkait dengan serangan yang terjadi di Paris pekan lalu. Dua drama penyanderaan yang mengejutkan Prancis, menyebabkan 17 orang tewas.
Sementara pihak Kepolisian Prancis melakukan penangkapan terhadap 12 orang yang diduga membantu serangan teror pekan lalu. Sejak akhir penyerangan, ada bebepara laporan teror palsu yang mewarnai Prancis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News